Jansen Sitindaon Sebut Partai Demokrat Tidak Diarahkan SBY, Gerindra adalah Imam Politik
Jansen Sitindaon Sebut Partai Demokrat Tidak Diarahkan SBY, Gerindra adalah Imam Politik
Jansen Sitindaon Sebut Partai Demokrat Tidak Diarahkan SBY, Gerindra adalah Imam Politik
Jansen Sitindaon berpendapat pergerakan politik yang dilakukan Demokrat nanti cenderung pada politik bisik-bisik tanpa dipublikasikan terang-terangan di depan masyarakat.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengaku pihaknya tidak menerima arahan dari sang Ketua Umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melainkan ikut Gerindra yang disebut sebagai imam politik.
Hal tersebut disampaikan Jansen Sitindaon dalam tayangan Mata Najwa unggahan kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis (4/7/2019).
Jansen Sitindaon sebagai pihak oposisi pemerintah menjelaskan kini pihaknya tak menutup kemungkinan untuk menjadi koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Karena itulah SBY baru akan menentukan sikap politiknya setelah 40 hari kepergian Ani Yudhoyono.
"Tapi bagi Partai Demokrat ya, sekali lagi saya tekankan Mbak Nana, kami sesungguhnya sampai saat ini belum bicara sama sekali terkait persoalan koalisi-koalisi."
"Sampai selesai 40 hari meninggalnya Ibu Ani, jadi kami dalam posisi pasif, wait and see," ujar Jansen Sitindaon.
Jansen Sitindaon pun membeberkan bahwa selama ini Demokrat bergerak menurut pergerakan dari Gerindra yang disebut sebagai imamnya.
"Imam rombongan kami kemarin itu Gerindra, ketua rombongan Gerindra, ini Gerindra beberapa hari ini memang manuver politiknya ke sana ke mari," ujar Jansen Sitindaon.
"Mulai gerpol ke sana ke mari lain segala macam, kan begitu," imbuhnya.
"Tapi sekarang enggak ada imam lagi kan? Sekarang sudah enggak ada lagi imamnya?" tanya Ketua DPP PKB Lukman Edy.
"Itu makanya saya katakan imam politik kami kemarin, imam koalisi kemarin itu Gerindra," jawab Jansen Sitindaon.
Jika memang Demokrat mengikuti Gerindra, Najwa Shihab pun mempertanyakan apakah Demokrat juga akan mengikuti langkah Gerindra untuk gabung Jokowi.
"Kalau imamnya menunjuk ke arah sini (Jokowi), akan mengikuti imam?" tanya Najwa Shihab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jansen-sitindaon-mengundurkan-dari-pendukung-prabowo.jpg)