Berita Viral
Awal Mula Keluarga Kades Intimidasi Warga Imbas Posting Jalan Rusak, Sempat Takut Tapi Ingat Ada KDM
Adapun sosok kepala desa Panggalih diketahui bernama Wahyu yang sudah menjabat sejak tahun 2019.
TRIBUN-MEDAN.com - Aksi keluarga kepala desa (Kades) Panggalih melakukan tindakan intimdasi terhadap warganya bernama Holis Muhlisin (31) gegara memposting jalanan rusak tuai sorotan.
Adapun sosok kepala desa Panggalih diketahui bernama Wahyu yang sudah menjabat sejak tahun 2019.
Berdasarkan penelusuran Tribunsumsel.com, Minggu (4/1/2026), Wahyu menjadi Kades Panggalih menggantikan Rusmana S.Pd kala itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Wahyu sendiri kini terancam diperiksa Insepktorat setelah wakil bupati Garut Putri Karlina turun langsung menyoroti kasus tersebut.
Sebelumnya, Holis Muhlisin (31) menceritakan kejadian dirinya di intimidasi oleh keluarga Kepala Desa (Kades) di Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu.
Holis mengaku kejadian itu terjadi setelah dirinya kerap mengunggah kondisi infrastruktur rusak di desanya.
Aksi keluarga kades mengintimidasi pria bernama Holis Muhlisin (31) terjadi di Kampung Babakangadoh RT01 RW06, Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada 27 Oktober 2025 lalu.
"Iya betul itu adalah saya, kejadiannya tanggal 27 Oktober 2025, kemudian saya posting di Facebook 31 Desember 2025," ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (3/1/2025) malam, dikutip Tribunjabar.id
Ia menuturkan, peristiwa tersebut bermula saat dirinya hendak bertemu dengan seseorang di wilayah desanya untuk membicarakan urusan akun Facebook.
Namun, singkat cerita pertemuan itu ternyata dilakukan di halaman rumah sang kepala desa yakni di Kampung Pasircamat.
"Padahal urusan saya dengan teman soal akun Facebook palsu sudah selesai, tapi tiba-tiba ada beberapa keluarga kepala desa yang mengintimidasi saya," ungkapnya.
Intimidasi itu ucapnya, dilakukan oleh empat orang, yakni istri kepala desa, anak kepala desa, menantu kepala desa, serta keponakan kepala desa.
Holis mengaku sempat mendapatkan kekerasan berupa cekikan di leher dan pukulan di punggungnya.
"Saya sebagai korban tidak enak, digituin sama orang lain. Saya melakukan (posting video) untuk kemajuan desa," ucapnya.
Dalam video yang diunggahnya Holis terlihat dimaki-maki keluarga kepala desa, diantara mereka bahkan mengucapkan kalimat hinaan terhadap korban.
| Kepergok VCS Bareng Wanita Lain, Suami Clara Shinta Kini Minta Maaf, Ternyata Juga Tak Beri Nafkah |
|
|---|
| Jalani Sidang Perdana, Leonardi Sebut Pengadaan Satelit Sesuai Arahan Jokowi: Negara Belum Bayar |
|
|---|
| Menteri Bahlil Mantan Sopir Angkot, soal Pembatasan Pembelian BBM Ngaku Paham Kebutuhan |
|
|---|
| Mulai 1 April Pembagian MBG Dikurangi, Kini Jadi 5 Hari Sepekan, Hemat Anggaran 20 Triliun |
|
|---|
| FARIDA RAZAK Laporkan Menantu Perempuannya Kasus Poliandri: Dia Nantangin Terus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kades-jalan-rusak-tribunmedan.jpg)