Anggota Dewan Bantah Mabuk
Perseteruan Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, August Napitupulu dengan Balai Pengobatan Jepang Pera-Pera
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perseteruan Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, August Napitupulu dengan Balai Pengobatan Jepang Pera-Pera, di Jalan Bahagia By Pass, Kamis (16/2/2012) malam, membuat August kesal.
Terlebih dalam insiden tersebut, dirinya disebutkan dalam kondisi tidak sadarkan diri alias masih dalam pengaruh minum-minuman keras.
Atas hal itu, pria yang menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Medan tersebut, secara tegas membantahnya. Itu diungkapkannya kepada wartawan, di kediamannya di Jalan Bahagia By Pass, Jumat (17/2/2012).
"Saya selaku warga yang bersebelahan langsung dengan lokasi yang diberikan izin, sangat terganggu dengan suara bising sound system, hingga pukul 23.00 WIB tetap melakukan kegiatan sehingga sanggat mengganggu istirahat. Selaku warga yang berbatas langsung dengan kegiatan tersebut, saya tidak pernah memberikan persetujuan untuk memperoleh izin kegiatan itu. Sehubungan dengan hal ini, dimohonkan kepada Kapolresta Medan, untuk mencabut surat izin tersebut dan tidak memperpanjang kegiatan tersebut. Dan saya tidak dalam kondisi mabuk. Saya saat ini, masih dalam masa perawatan karena selam tujuh hari terhitung mulai tanggal 16 Februari sampai 23 Februari saya opname di RS Columbia. Merokok pun saya sudah tidak bisa. Jadi saya tegaskan, saya tidak mengkonsumsi minum-minuman keras atau mabuk saat itu," tegasnya.
Sementara, istri August Napitupulu, Anita Sere menjelaskan kronologinya. Menurutnya, suaminya (Augsut Napitupulu) ketika sampai di rumah merasa terganggu dengan suara bising dari balai pengobatan tersebut.
"Suami saya kan sering ke luar kota. Waktu pulang, dia (August) tanya ke saya mengenai suara bising dari balai pengobatan sebelah. Apa kami tak terganggu? Apalagi sampai pukul 23.00 WIB. Jadi, suami saya ke sana untuk mengkomunikasikan itu. Tapi, tiba-tiba banyak orang yang datang entah dari mana-mana. Suami saya tidak dalam kondisi mabuk. Jadi tidak benar, kalau dibilang suami saya mabuk. Apalagi suami saya baru opname," katanya. (fer/tribun-medan.com)