Kalau Effendy Simbolon Gak Menang Panda Nababan Dipecat?

"Buat apa memakai baju partai merah dan hitam yang bagus ini, kala

Tayang:
Editor: Muhammad Tazli

Laporan wartawan Tribun Medan/Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-"Buat apa memakai baju partai merah dan hitam yang bagus ini, kalau hanya mau jadi penonton di negeri sendiri," ujar Effendy Simbolon dihadapan para kader PDIP di Patar Hall, Kota Binjai, Sabtu (24/11).

Kota Binjai merupakan kota pertama yang didatangi oleh pasangan cagub dan cawagub Effendy Simbolon dan Djumiran Abdi pada safari politik untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat di 33 Kabupaten/Kota di Sumut.

Kedatang pasangan calon yang diusung oleh PDIP, PDS dan PPRN ini disambut oleh ratusan kader serta ketua DPC, PAC, ranting dan anak ranting kota Binjai.

Kegiatan pertama yang dilakukan oleh kedua pasangan yakni memperkenalkan diri kepada masyarakat. Djumiran Abdi menjadi orang pertama yang memperkenalkan dirinya. Sebagai orang jawa ia memperkenalkan diri dengan bahasa jawa karena melihat wajah para kader yang mirip orang jawa. "Iki rupane wong jowo, ketok seko raine," ujar Djumiran sambil diikuti tawa para kader.

"Jenengku Djumiran, umurku 62 tahun, anakku telu, bojoku siji ," ujarnya kemudian.

Ia mengatakan, sebagai orang jawa, ia berharap menjadi pilihan masyarakat jawa karena memiliki pertalian darah.

"Bagi yang tidak ngerti bahasa jawa, nanti tanya tetangganya," ujar Djumiran kembali berkelakar.

Djumiran juga menceritakan bahwa istrinya adalah orang karo beru barus dan ia juga ditabalkan bermarga sembiring. Sehingga kolaborasinya dengan Effendy sejalan dengan mengusung jargon Sumut 2013 Sumut 2013 Lebih BerWaRna yang merupakan kependekan Bersih, berwibawa, sejatera dan berguna.

Tak ketinggalan, Effendy Simbolon juga memperkenalkan dirinya kepada masyarakat.

"Nama saya Effendy Muara Sakti Simbolon, anak saya tiga dan sampai saat ini istri saya yang paling cantik di rumah karena semua anak saya laki-laki," ujarnya

Sebagai cawagub yang diusung PDIP ia memohon doa dan kerja keras para kader untuk memenangkan dirinya untuk menuju Sumut yang lebih baik.

Ia mengatakan, Binjai merupakan kota yang stategis sekaligus basis PIDP sehingga menjadi kota yang paling utama dikunjungi.

"Binjai ini luar biasa. Suara kader PDIP selalu meningkat," ujarnya.

Effendy menargetkan PDIP harus mampu meraup sebanyak 35-40 persen suara pada Pilgub nantin

"Kota Binjai memiliki TPS sebanyak
338 serta 221 ribu pemilih. Kita wajib meraup anggka 35-40," ujarnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved