Ibu Anas Urbaningrum Jemur Karak,Nunggu Kabar dari KPK
Tak ada yang berubah dari kebiasaan Hj Sriati, ibunya Anas Urbaningrum
kebiasaannya setiap hari, wanita berusia 69 tahun ini selalu sibuk ke sawah.
Namun, Selasa (18/6) siang itu, ia lagi berada di rumahnya sehabis pulang dari sawah. Saat Surya (Tribunnews.com, Network) datang ke rumahnya, ia lagi sibuk menjemur karak (bekas nasi yang dikeringkan) di halaman samping kiri rumahnya.
Ketika di sapa, lagi ngapain bu? Ia dengan santai menjawab, ini lagi menjemur karak sambil menunggu kabar dari KPK soal kelanjutan proses hukum terhadap anaknya.
"Lapo mene mas kegiatan saya ya seperti ini. Jemur karak, karo nunggu kabar dari KPK," ujarnya santai ditemui di rumahnya, di Dusun Sendung Rt 06/RW 01, Desa Ngaglek,
Kecamatan Srengat, Kab Blitar sekitar pukul 14.00 WIB.
Semula obrolan berlangsung gayeng dan santai. Begitu ditanya soal kabar KPK akan menahan anaknya, Anas, mimiknya langsung serius.
Bahkan, matanya langsung berkacakaca. Ia seperti kaget. Namun demikian, ia mengaku yakin kalau anaknya tak bersalah dan tak terbukti seperti yang dituduhkan KPK.
"Itu kan omongan KPK. Dan, perlu diketahui, masalah itu sarat kepentingan dari lawan politiknya. Kalau tahu bakal seperti ini, anak saya nggak boleh terjun ke politik. Bahkan, kalau kasus ini selesai, anak saya, akan saya suruh jadi ustad saja atau guru ngaji, nggak usah politik-politikan," akunya, dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku, dirinya memang tak bisa berbuat apa-apa untuk membela anaknya.
Namun, sebagai orangtuanya, ia akan mengadu ke tuhan, bahwa anaknya tak bersalah.
Itu hanya dikerjain oleh lawan-lawan politiknya. Sebab, untuk mengalahkan anaknya tak mudah sehingga dicarikan kesalahan seperti ini.
"Anak saya itu cerdas dan santun, cuma ia lagi apes karena ulah lawan politiknya saja. Saya kesal pada orang-orang seperti itu. Saya nggak akan mencoblos demokrat lagi pada pileg mendatang," ungkapnya.
Di saat ngobrol gayeng sama Hj Sriati, tiba-tiba Agus Nasikhudin, kakak Anas yang juga sebagai sekdes setempat, muncul.
Sriati langsung diam. Agus sendiri mengaku baru pulang dari rumah Anas, Senin (17/6) kemarin setelah tiga hari menginap di rumah adiknya.
Ia tak kaget dengan kabar kalau KPK akan menahan mantan Ketum DPP Demokrat itu.
Namun, yang jadi pertanyaannya, mengapa kok baru sekarang hal itu dikatakan KPK, apakah KPK belum bisa membuktikan kasus adiknya itu, atau apa masih mencari-cari.