Sampai Di Alur Subur, Anggota KPUD Dairi Minta Ayam Bakar Ke Warga
Asal Padang dan HS Manik, anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah Dairi akhirnya menyerah dengan kondisi alam
Tayang:
Manik mengatakan, sesuai namanya Daerah Perhatian Khusus ditangani dengan cara khusus juga. Setiap pemilu dan pilkada, ujarnya, logistik sudah ada di daerah tersebut tiga hari sebelum waktu pencoblosan. Namun, petugas di lapangan seperti Sumardi Bangun rupanya mengeluhkan Uang Kehormatan atau honor yang dianggap kelewat kecil.
"Waktu Pilkada kemarin, saya cuma mendapat Rp 300 ribu sehari. Padahal saya harus bolak-balik dan memberi makan teman-teman yang menjaga saya sewaktu membawa kotak suara. Tapi, meskipun harus rugi. petugas seperti saya ini memang harus sering berinisiatif jika ingin Pilkada lancar,"kata Bangun.
(ton/tribun-medan.com)