Pemilu 2014

Kawan Jokowi Siap Jadi Parlemen Jalanan

Oleh karena itu, Kawan Jokowi akan menjadi parlemen jalanan untuk mengkritisi kebijakan yang tak pro rakyat.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Koalisi Anak Muda dan Relawan Joko Widodo (Kawan Jokowi) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar acara syukuran kemenangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, Rabu (23/7/2014)

Ketua Kawan Jokowi Sumut, Muhammad Alky, mengatakan terselenggaranya kegiatan syukuran bertujuan untuk mempererat hubungan silahturahmi antar sesama massa pendukung Jokowi. Tak hanya itu, kegiatan ini sebagai bentuk ungkapan syukur karena proses pelaksanaan pilpres berlangsung aman dan damai. Kegiatan ini sebagai bentuk ucapan selamat kepada Jokowi-Jk karena menjadi Presiden terpilih.

"Kepengurusan ini diresmikan sejak 13 Mei 2014 lalu dan langsung oleh bapak Jokowi. Jadi, alhamdulillah berkat doa-doa kita dan perjuangan rakyat juga, akhirnya meraih hasil yang memuaskan dengan memenangkan pertarungan Pilpres 2014 ini sebesar 53 persen. Ini adalah jawaban dari perjuangan kita semua sehingga kemenangan demokrasi dan rakyat,”katanya kepada awak media,

Ia mengungkapkan  tugas Kawan Jokowi belum selesai dan masih berlanjut karena seluruh gerakan harus mengawal pemerintahan yang akan dilakukan oleh Jokowi.

“Kita belajar dari SBY. Bagus secara figur tapi orang terdekat merusak dengan tindakan korupsi. Maka dari itu pemerintah terkesan menjadi tak baik. Bukan itu saja, selama ini hubungan kita dengan masyarakat atau saudara sempat renggang karena perbedaan pandangan. Maka sudah saatnya memperbaiki hubungan sesama tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, seluruh masyarakat Indonesia harus bersatu secara bersama-sama membangun bangsa agar Indonesia terus menjadi baik. Oleh karena itu, Kawan Jokowi akan menjadi parlemen jalanan untuk mengkritisi kebijakan yang tak pro rakyat.

 "Namun, ketika mereka sejahtera kemungkinan besar tidak akan perduli lagi dengan hal-hal yang mengarah kepada kriminalitas. Intinya kebijakan yang diberlakukan Jokowi nanti diharapkan berorientasi kepada rakyat," katanya. (cr6/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved