Civitas UISU Heran BIN Malah Bocorkan Data Intelijen Negara

Civitas akademisi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) meradang kampusnya disebut sebagai tempat menyebarkan paham oleh pimpinan teroris Toni Togar

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Civitas akademisi Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) meradang kampusnya disebut sebagai tempat menyebarkan paham pimpinan teroris Sumut Toni Togar oleh Brigjen Tumino Hadi Kabinda (Kepala BIN Daerah) Sumatera Utara.

Mahasiswa dan dosen universitas tersebut mempertanyakan lembaga seperti Badan Intelijen Nasional mengeluarkan informasi yang harusnya menjadi rahasia Negara. (Baca: Tumino Hadi: Mereka Selalu Kunjungi Masjid Al Munawarah)

“Aktivitas radikal itu patut kita pertanyakan benar atau tidak ada di UISU. Kalau memang benar tangkap aja siapa mereka. Baru kemudian diekspos, tapi ini kenapa duluan dieksposes. Sementara belum tau benar atau tidak ada aktivitas tersebut,” kata Syamsul Bahri Pane dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UISUA saat dihubungi Tribun-Medan.com, Jumat (3/10/2014).

Terlebih katanya, saat ini universitas yang saat ini terpecah dalam dua faksi UISU Al Manar dan UISU Al Munawwarah sedang dalam proses islah atau berdamai. "jangan-jangan ini digunakan untuk memperkeruh suasana, sehingga membuat UISU tidak kondusif kembali," katanya.

Syamsul malah menyarankan aparat kepolisian melakukan penindakan langsung terhadap siapa saja yang diduga terlibat teroris di kampusnya. Tapi ia kemudian mengherankan kenapa data intelejen yang cukup rahasia itu, informasinya malah sudah diumumkan ke publik sehingga dikonsumsi masyarakat dan akibatnya mempengaruhi kredibilitas institusi UISU.

“UISU kan dalam proses islah, kenapa baru dimunculkan isu ini? Kalau berdasarkan data intelejen mereka (BIN) ternyata memang ada aktivitas teroris, ya tangkap aja. Mereka kan oknum, tapi kenapa sampai dikaitkan dengan institusi. Kalau sudah begini kan institusi yang rusak dan memberikan citra yang kurang baik terhadap UISU,” ujarnya.

Syamsul mengatakan selama ini ia tidak pernah mendengar apalagi melihat seperti apa yang dituduhkan Brigjen Tumino Hadi di kampus UISU. “Saya sendiri tidak pernah mendengar apalagi melihat adanya aktivitas radikalisme di sini,” ujarnya.

Sebelumnya Brigjen Tumino Hadi menyebutkan dalam acara Sosialisasi Inpres Nomor 1 tahun 2014 tentang Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri di Hotel Sapadia Pematangsiantar, Kamis (2/10/2014) kemarin bahwa BIN memperoleh informasi bahwa di UISU terdapat aktivitas penyebaran dakwah yang dilakukan pimpinan teroris asal Sumut Toni Togar.

Bahkan katanya, aktivitas tersebut selalu melibatkan mahasiwa UISU. Pergerakan ini kata Tumino sudah berlangsung sejak tahun 2000, "sejak 2000-2009. Ya kalau sekarang kan masih ada generasinya. Dia (Toni Togar) itu termasuk pimpinan teroris di Sumut. Dia juga pernah di Pakistan, Manilla, dll " ujarnya.

Toni Togar sendiri, kata Tumino, termasuk salah seorang teroris paling berbahaya di Sumut. (riz)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved