Usaha Pemerkosaan Anggota Dewan
"Dibayar Rp 300 Juta pun Aku Gak Mau Damai"
Toga Sidabalok, ayahanda anggota DPRD Siantar Yesika Pratiwi yang mengalami peristiwa percobaan pemerkosaan yang dilakukan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Abul Muamar
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Toga Sidabalok, ayahanda anggota DPRD Siantar Yesika Pratiwi yang mengalami peristiwa percobaan pemerkosaan yang dilakukan rekannya sesama anggota dewan Denny Siahaan, keukeuh untuk tak berdamai dengan orang yang telah melukai harga diri keluarganya. Ia pun mengaku banyak pihak yang berupaya membujuknya untuk berdamai.
"Sudah banyak yang bujuk saya, tapi saya gak mau. Dikasih Rp 300 juta pun saya gak mau! Malah istri saya bilang, Rp 10 miliar pun dia gak mau," ujarnya, Rabu (22/10/2014).
Beberapa tokoh yang mencoba membujuknya untuk berdamai, adalah Wali Kota Hulman Sitorus dan Ketua sementara DPRD Eliakim Simanjuntak. (Baca: Foto Selfie Yesika dan Denny Beredar)
"Eliakim, Wali Kota, Ronald Tampubolon datang ke kantor saya. Kubilang sama mereka, 'Kan bukan dia yang ngasih makan kalian. Kalau dia yang ngasih makan okelah'," katanya.
Toga juga menyampaikan apresiasi kepada polisi yang telah membantunya dengan bekerja secara baik.
"Kami pun terima kasih ke polisi yang membantu kami. Semalam kami sudah olah TKP, yang menyaksikan dua saksi, yang sudah mendampingi, si Denny sudah gak bisa lagi ngelak," ujarnya.
Toga pun menegaskan bahwa upaya hukumnya murni karena ia ingin pelaku dihukum. "Saya tidak campuri politik, saya hanya mengapain secara hukum," katanya. (Baca: Denny Sudah Anggap Tiwi Itu Pacarnya)
"Sampai Walikota bilang, 'Balok, apalah untungmu kalau kau apakan ini? Saya bilang gak ada. Saya tahu keluarga dia pasti membenci saya nanti. Ada juga yang bicara, 'Nanti ada yang mem-PAW anakmu. Udahlah damai aja'. Saya tetap gak mau," ujarnya.
"Ada juga yang ngajak makan siang. Kubilang, 'Kok baru ini ngajak aku makan siang, biasanya gak pernah,"katanya.
(amr/tribun-medan.com)