Guido Andriano Tertantang Ingin Taklukkan Medan

Guido Andriano, saat ini menjabat sebagai General Manager Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention mengaku ingin sekali menaklukkan kota Medan.

Tayang:
Guido Andriano General Manager Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Guido Andriano, saat ini menjabat sebagai General Manager Santika Premiere Dyandra Hotel dan Convention mengaku ingin sekali menaklukkan kota Medan.

Pria kelahiran Bandung ini memiliki visi misi untuk mewujudkan Santika Indonesia sebagai jaringan hotel nasional terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Menjadi GM di Santika Medan, membuat pria yang akrab disapa Guido ini tertantang untuk menaklukkan Medan. Ia menyatakan, ada tantangan tersendiri ketika memimpin di Medan. Sebab, kota terbesar ketiga ini merupakan kota keras yang berkarakter.

"Di Medan, saya ingin membawa konsep yang sesuai dengan Medan. Kafe Ulos ini juga menjadi point bagi market di Medan.

Ada tantangannya sendiri, ada dua kota di Indonesia yang harus ditaklukkan, yakni Surabaya dan Medan. Saya sudah pernah di Surabaya, sekarang saatnya Medan.

Saya ingin menciptakan karakter Santika Medan. Dan harus mengetahui apa yang diinginkan market di sini," ujarnya Jumat (24/4) sore.

Memasuki tahun ke 7 di grup Santika Indonesia Hotel dan Resort, pria yang gemar senyum ini mengawali perjalanan kariernya menjadi seorang Chef.

"Ya saya kuliah di NHI Bandung mengambil jurusan Food dan Bevearedge Product, karena saya lebih senang dengan hal yang praktis dibanding teoritis. NHI juga saya pilih karena memiliki reputasi yang baik sebagai sekolah pariwisata Indonesia," kata Guido.

Setelah menemukan passionnya di dapur, Guido pun akhirnya mencapai posisi terbaiknya sebagai seorang Sous Chef di salah satu hotel bintang 5 di Jerman. Dengan mengepalai sekitar 150 staf asing.

"Saya merasa pemcapaian.itu menjadi satu motivasi bahwa seorang Chef, selain harus memiliki skil, juga sebaiknya memiliki kemampuan manajerial yang baik," katanya.

Setelah cukup lama berkarier di luar negeri, Guido memutuskan untuk iembali ke tanah air dan memiliki mimpi untuk menjadi GM di negeri sendiri. Setelah tiga tahun pendekatan dengan Santika Indonesia, akhirnya Guido memegang tampuk jabatan GM di Santika Pandegeling, Surabaya.

Ia dipercaya untuk memimpin Sales Marketing sebagai GM Coorporate selama hampir empat tahun. Saat ini, ia pun menjabat sebagai GM Ptimiere Dyandra Hotel dan Convention Medan, yang merupakan salah satu properti terbesar yang dimiliki Santika Indonesia saat ini.

"Bergabung dengan jaringan hotel Infonesia, memiliki tantangan tersendiri tentunya, terutama adanya perbedaan budaya kerja anatara orang Indonesia dengan orang asing. Namun, saya percaya dengan Santika Indonesia, bahwa saya bisa tumbuh bersama perusahaan ini. Saya nyaman karena diberikan perusahaan kesempatan untuk berkreasi. Sehingga, santika menjadi salah satu hotel terbesar di Indonesia," pungkasnya.

(Raj/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved