Pesawat Hercules Jatuh
Hanggar Soewondo Dipenuhi Bubuk Kopi
Kopi untuk mengurangi bau busuk jenazah yang sudah dievakuasi ke hanggar Lanud Soewondo.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk mengurangi bau busuk dari tubuh jenazah yang sudah dievakuasi ke hanggar Lanud Soewondo, petugas TNI AU tampak menebar bubuk kopi di seputaran hangar. Beberapa meja yang dijadikan tempat penyanggah peti jenazah juga dibaluri bubuk kopi.
Berdasarkan pantauan Tribun, agar lalat tidak datang menempel di peti jenazah, petugas TNI AU juga membaluri peti dengan minyak yang berwarna kecokelatan. Minyak tersebut menimbulkan bau harum, sehingga turut menutupi bau busuk yang timbul dari dalam peti jenazah.
Kepala Penerangan Perpustakaan (Kapentak) Hanudnas, Mayor Jhoni Tarigan mengatakan, memang bubuk kopi sengaja disebar di sekitar hangar, terlebih di seputaran lokasi peti jenazah.

"Kalau bubuk kopi kan bisa membantu mengurangi bau busuknya. Makanya kita letakkan di sini," ungkap Jhoni, Kamis (2/7/2015) siang.
Ia menerangkan, selain itu, pihak TNI AU juga membaluri peti dengan minyak. "Ada satu minyak yang kita letakkan juga. Agar lalat tidak menempel di petinya," ungkap Jhoni.
Dari hangar Lanud Soewondo, sejumlah petugas TNI AU terlihat sibuk mendata seluruh korban yang sudah diberangkatkan. Hingga saat ini, satu persatu jenazah silih berganti terus berdatangan.
Tidak hanya dimandikan di RSUP Adam Malik, jenazah juga dimandikan di RS Lanud Soewondo.
"Sebagian ada yang kita mandikan di rumah sakit kita. Kalau sudah selesai, langsung kita bawa ke sini (hangar) jenazahnya," ungkap petugas TNI AU berseragam loreng.
(Ray/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenazah-letnan-dua-letda-agus-sriyadi-pesawat-hercules-medan_20150701_131840.jpg)