Suap Hakim PTUN Medan
Diperiksa Jumat "Keramat" Besok, Gatot Bakal Jadi Tersangka?
Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho akan diperiksa kembali besok, Jumat (24/7/2015) sekitar pukul 10.00 wib.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Feriansyah Nasution
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Bidang Pemberitaan dan Publikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Priharsa Nugraha mengatakan, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho akan diperiksa kembali besok, Jumat (24/7/2015) sekitar pukul 10.00 wib.
Pemeriksaan tersebut, menurut Priharsa, sebagai lanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK terhadap orang nomor satu di Sumut tersebut, pada Rabu (22/7/2015) kemarin.
"Iya, besok pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan kemarin yang belum selesai. Iya (28 pertanyaan) belum selesai," kata Priharsa dikonfirmasi Tribun via selular, Kamis (23/7/2015) petang.
Namun, ia mengaku tidak mengetahui akan diajukan berapa banyak lagi dan apa saja pertanyaan lanjutan terhadap Gatot. "Waduh nggak tahu deh. Kalau detailnya nggak bisa disampaikan lah, ya. Paling tidak berkaitan dengan peristiwa dugaan tindak pidana suap itu. Tapi detailnya nggak bisa disampaikan. Karena itu kan masuk dalam substansi perkara," jawabnya.
Disinggung kemungkinan apakah akan ada peningkatan status dengan asumsi "Jumat Keramat" bagi orang-orang yang diperiksa KPK pada hari Jumat, Priharsa menampik anggapan itu.
"Oo nggak, belum, belum. Iya belum, karena besok itu kan pemeriksaan lanjutan. Kapasitasnya (Gatot) tetap sama sebagai saksi untuk tersangka M Yaghari Bastara alias Gerry. Kalau di KPK, biasanya peningkatan status itu melalui ekspose. Jadi nggak sekonyong-konyong, begitu diperiksa kemudian langsung ditingkatkan statusnya, enggak," tukasnya.
Priharsa pun membantah Gatot diperiksa lebih lanjut lantaran ada keterangan baru yang diterima penyidik KPK setelah memeriksa Mustafa, orang dekat Gatot di Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Utara.
"Oh nggak. Kalau pemeriksaan lanjutan tidak ada panggilan lagi. Itu kan langsung disampaikan kemarin oleh penyidiknya saat pemeriksaan kemarin, untuk datang kembali hari Jumat," terangnya.
Priharsa juga mengaku tidak tahu pasti alasan mengapa ada selang satu hari untuk pemeriksaan lanjutan tersebut. Menurutnya hal itu hanya persoalan teknis.
"Nggak tahu. Tapi kalau itu kan bisa saja karena teknis, ya. Mungkin karena penyidik di KPK cukup banyak menangani perkara, sehingga ada kegiatan yang lain. Kemudian bisa jadi penyidiknya minta beberapa berkas untuk dilengkapi. Jadi soal teknis lah itu," tukasnya.
Priharsa turut membenarkan, pada hari yang sama, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap istri muda Gatot, Evy Susanti.
"Iya, Evy Susanti dipanggil besok (Jumat) menjadi saksi atas tersangka yang sama (Gerry)," katanya.
Apakah suami-istri ini akan langsung dikonfrontir pada pemeriksaan besok?
"Enggak," kata Priharsa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gatot-duduk-dikelilingi-wartawan-tribun-medancom_20150723_133650.jpg)