Pria Ini Dibalik Pengisi Suara Si Unyil Pertama Kali di TVRI

Film Si Unyil, karya Drs. Suyadi menjadi serial yang paling ditunggu pada era tahun 1980an.

Tayang:
Karakter Film Si Unyil pertama kali ditayangkan di TVRI 

TRIBUN-MEDAN.com - Film Si Unyil, karya Drs. Suyadi menjadi serial yang paling ditunggu pada era tahun 1980an. Bagaimana tidak, acara inilah yang menjadi hiburan satu-satunya di hari minggu di TVRI bagi penonton yang besar di era tersebut.

Drs. Suyadi atau yang lebih dikenal dengan "Pak Raden" yang menciptakan karakter Si Unyil kini sudah berpulang ke tempat peristirahatan terakhirnya usai meninggal di RS Pelni Petamburan, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2015) kemarin.

Namun ke mana pengisi suara pemeran utama Si Unyil berada? Berbeda dari Suyadi ”Pak Raden” atau Abdul ”Pak Ogah” Hamid yang sampai sekarang masih lekat dengan sosok yang diperankan dalam film Si Unyil, Bambang Utoyo justru sebaliknya.

Padahal, perannya jauh lebih penting daripada keduanya. Bahkan, dia pemeran utamanya. Sebab, Utoyo-lah yang mengisi suara Unyil untuk kali pertama.


Bambang Utoyo pengisi pertama Si Unyil

Penampilannya sekarang memang sudah berubah. ”Kan waktu mengisi suara Unyil, saya masih umur sepuluh tahun,” kata Utoyo saat ditemui di rumahnya di kompleks Delta Pekayon Jaya, Bekasi beberapa waktu yang lalu.

Utoyo pada 20 Juni nanti akan genap 40 tahun. Pria kelahiran Jakarta itu menjelaskan, dirinya hanya mengisi suara Unyil hingga kelas II SMP. Sebab, ketika itu dia mengalami perubahan suara karena bertambah dewasa.

”Jadi, sudah bukan kayak anak kecil lagi,” ujar Utoyo. Meski demikian, Utoyo masih mengikuti road show Si Unyil hingga dia kelas II SMA.

Alhasil, banyak orang yang tidak mengenalinya, kecuali dia telah menyebutkan sebagai pengisi suara Unyil. Seperti saat Aditya Gumay, pengasuh Sanggar Ananda, terperangah ketika mengetahui bahwa Utoyo yang ada di depannya adalah Unyil.

”Kebetulan, anak saya yang pertama ikut di Sanggar Ananda,” kata suami Nunung Nurhayati itu.

Aktivitas Utoyo saat ini juga jauh dari peran Unyil. Ayah dua anak tersebut bekerja di bagian purchasing sebuah stasiun televisi swasta yang berkantor di kawasan Senayan City.

Baru sebulan ini Utoyo bergelut dengan pekerjaan itu. Sebelumnya, dia sempat bertugas di bagian administrasi program dan quality program di stasiun televisi yang sama.

Lulusan Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) itu menyatakan, keterlibatannya dalam Si Unyil terjadi karena faktor ayahnya yang kenal dengan Kurnain, pengarang cerita Si Unyil. Sebelum terlibat di Si Unyil, Utoyo sudah ikut dalam film dokumenter tentang gunung meletus di Dieng pada 1978.

”Pulang dari sana, langsung ikut mengisi suara Unyil tanpa casting,” kenangnya lantas menyebut bahwa bayarannya sehari adalah Rp 10 ribu.

Proses dubbing dijalaninya setiap pulang sekolah di SDN Cipinang Cempedak 02. Tak pelak, Utoyo pun mendapatkan panggilan Utoyo Unyil. Tugasnya kemudian digantikan Rivaldi saat dia menginjak kelas II SMP.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved