Jangan Keliru, Wisata Pulau Asu Bukan Bermakna Pulau Anjing
Ya maksudnya Pulau Asuhan, yang bermakna pulau terakhir, pulau yang sangat dijaga, dikagumi,"
Laporan wartawan Tribun Medan/ Silfa Humairah
TRIBUN- MEDAn.com - Jelajah Pulau Asu tidak lengkap rasanya jika hanya berwisata lautnya saja tanpa mengenal penduduknya.
Karena, ternyata Pulau Asu memiliki keunikan di penamaannya yang sering disalahsebutkan karena kebiasaan penduduknya.
Banyak wisatawan yang sering beranggapan Pulau Asu memiliki makna 'Pulau Anjing' dari saduran bahasa Jawa dan bahasa Nias 'Asu' yang memiliki arti 'anjing', karena penduduk di Nias mayoritas memelihara anjing.
Terlebih lagi saat sampai meminggirkan kapal, gonggongan anjing dari pemilik penghuni pulau sudah menyambut wisatawan.
Padahal itu hanya kebetulan, karena banyak penduduk memelihara anjing untuk menjaga kebun dan menjaga rumah penduduk dari binatang lain.
"Sebutan Asu sebenarnya kependekan dari Asuhan. Nama Asuhan disematkan pada Pulau terjauh dan terindah ini. Ya maksudnya Pulau Asuhan, yang bermakna pulau terakhir, pulau yang sangat dijaga, dikagumi. Tapi karena orang Nias mengucapkan Asuh huruh 'h' nya tidak kedengaran jadi sering disebut 'Asu'," kata Ama Benny Mahruwawa, seorang penduduk.
(sil/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pulau-asu-nias_20151124_211926.jpg)