breaking news
NEWS VIDEO: Sungguh Tega, Selfie di Tengah Kecelakaan
Kereta api menabrak angkutan umum di Jalan Sisingamangaraja, anehnya sejumlah orang melakukan swadaya foto alias selfie. Tragis.
Laporan Wartawan Tribun Medan / Tarmizi Khusairi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kereta api menabrak angkutan umum di Jalan Sisingamangaraja, Rabu, (25/11/2015) di tengah sibuknya para petugas dan jurnalis mengambil gambar, tiga orang sibuk berfoto-foto dekat dengan mobil yang hancur dan terbalik akibat ditabrak kereta api Sri Bilah.
"Foto dulu, foto dulu," kata wanita berjilbab merah jambu. Wanita ini diapit oleh dua pria. Mereka kemudian berpose ceria di tegah kumpulan warga yang juga tengah "menonton" kecelakaan tersebut.
Dari pantauan www.tribun-medan.com tidak sekali saja mereka berfoto, mereka saling bergantian berfoto di angkutan umum trayek 38 yang hancur.
Tidak hanya mereka yang sibuk berfoto di belakang mobil yang tercampak sekitar 50 meter tersebut. Seorang wanita juga berfoto dengan kamera depannya atau lazim disebut selfie atau swadaya foto..
Ia terlihat sibuk memasang pose, ia pun berputar-putar di sekitar mobil yang hancur dan berfoto-foto. Ia senyum-senyum sendiri di depan handphone berlayar 5,5 inci.
Dosen Psikolog Universitas Medan Area (UMA) Irna Mirnauli, menjelaskan gejala berfoto-foto di area yang tidak selayaknya, seperti yang terjadi tadi sore di area tabrakan angkutan umum dengan kereta api, dikarenakan kurangnya empati dari orang yang foto-foto.
"Kecanduan narsis dan kepribadian yang kurang matang dari orang tersebut. Dan memiliki obsesi menjadi bintang, karena jarang di-ekspose," katanya saat dihubungi Tribun melalui seluler.
Dalam jangka panjang, lanjut Irna, para pelakunya akan menjadi antisosial serta akan berdampak pada komunikasi yang tidak baik dalam hubungan keluarga, atasan di pekerjaan dan lingkungan.
(tar/tribun-medan.com)