Breaking News:

Kuda Kepang, Kesenian yang Akan Dilestarikan di Medan

Ramadhan Pohan mengatakan ingin mengembangkan kesenian kuda kepang yang merupakan kesenian suku jawa.

Editor: Liston Damanik
Ist
Ramadhan Pohan dan warga menonton kuda kepang Paya Pasir, Medan Marelan, Kamis (26/11/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Walau kesenian kuda kepang atau kuda lumping, sudah jarang terlihat di pusat Kota Medan, namun bagi warga yang berada dipinggiran kota, kesenian kuda kepang masih menjadi hiburan yang banyak diminati warga Medan.

Tingginya minat akan kesenian kuda kepang terlihat saat warga Kecamatan Medan Marelan bersama Calon Wali Kota Medan, nomor urut 2, Ramadhan Pohan menonton kesenian asal pulau Jawa itu.

Pada saat acara baru dimulai, warga disekitar acara langsung berdatangan Ke lokasi kuda kepang. Alunan musik khas kuda kepang juga seakan memaksa pengguna jalan untuk berhenti dan menonton kuda kepang tersebut.

Wajar saja setelah menonton kuda kepang, orang tidak ingin beranjak dari lokasi acara. Lantaran tidak hanya tarian dengan menggunkan wayang kuda saja yang ditampilkan, namun tak jarang aksi ekstrim seperti memakan kaca dan barang keras lain juga ikut ditampilkan.

Usai menonton pertunjukan kesenian kuda kepang yang ditampilkan oleh Paguyuban Jaran Kepang di Daerah Paya Pasir, Medan Marelan.

Ramadhan Pohan mengatakan ingin mengembangkan kesenian kuda kepang yang merupakan kesenian suku jawa.

Dia juga mengatakan apabila terpilih menjadi Wali Kota Medan, akan siap membantu Paguyuban Jaran Kepang melalui anggaran pemko dan tak terkecuali kesenian lokal lainnya yang ada di kota Medan.

"Kita merasa bangga karena di kesenian kuda kupang inilah kita bisa melihat dan menyaksikan sendiri kesenian lokal yang bisa menjadi hiburan yang merakyat. Begitu meriahnya warga yang tua, muda bahkan anak-anak datang menyaksikan kesenian ini," ujar Ramadhan, Jumat (27/11/2015).

Sementara, Kordinator Paguyuban Jaran Kepang, Sucipto sangat mengapresiasi keinginan Ramadhan untuk melestarikan kesenian tersebut.

"Semoga impian kita untuk melestarikan kuda kepang bisa terwujud. Ini kesenian yang merakyat, dan harus kita lestarikan agar tidak punah," pungkas Sucipto.

Pada acara tersebut turut hadir tokoh masyarakat, Ardi Tan dan Ahie. Hadir pula anggota DPRD Medan fraksi Gerindra, Surianto. (wes/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved