Lakalantas Bus Rombongan Karateka Sumut

BREAKINGNEWS: Bus Rombongan Atlet Karate Shindoka Sumut Kecelakaan di Padang, 2 Tewas

Sebuah bus yang membawa rombongan atlet Karate dari Perguruan Shindoka Sumatra Utara (Sumut) dikabarkan mengalami kecelakaan.

|
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
LAKALANTAS MAUT: Rombongan atlet Karate dari Perguruan Shindoka Sumut mengalami kecelakaan di Padang, Minggu (7/9/2025) malam. Kecelakaan ini menyebabkan 2 atlet meninggal dunia. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Sebuah bus yang membawa rombongan atlet Karate dari Perguruan Shindoka Sumatra Utara (Sumut) dikabarkan mengalami kecelakaan di ruas Jalan Exit Tol Padang-Sicincin Kapalo Hilalang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat pada Minggu (7/9/2025) malam. 

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Medan, rombongan atlet Shindoka Sumut ini baru saja mengikuti Kejuaraan Road to National & Internasional Shukaido Karate Open Series 1 Tahun 2025 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang pada 5-7 September. 

Setelah mengikuti Kejuaraan itu, rombongan atlet Shindoka Sumut tersebut memutuskan langsung kembali ke Sumut. Namun dalam perjalanan, bus yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan yang menyebabkan 2 atlet meninggal dunia di lokasi. Kemudian 9 orang mengalami luka berat dan 15 luka ringan. 

Kedua atlet yang meninggal itu diketahui bernama Muhammad Dhijey Lexsie dan Fahri Akbar Assweth. 

Kabar kecelakaan ini pun dibenarkan Kabid Bimpres FORKI Sumut, Delphinus P. Rumahorbo.  

"Iya, mungkin ada pertandingan di Padang, mungkin ada open turnamen," ungkap Delphinus kepada Tribun Medan melalui seluler, Senin (8/9/2025). 

Dikatakannya, kecelakaan ini terjadi saat rombongan atlet tersebut hendak kembali ke Sumatra Utara usai mengikuti Kejuaraan. Namun, Delphinus mengaku belum mengetahui pasti kronologi kecelakaan yang melibatkan rombongan atlet tersebut. 

"Saya dapat kabar juga dari orang di Padang, pengurus kawan pelatih. Jadi, yaudah mereka sudah selesai pertandingan, kembali ke Medan dan saya tidak tau kecelakaannya. Saya lagi telfonan juga ini," ujarnya. 

Lebih lanjut, Delphinus mengatakan bahwa rombongan atlet tersebut sudah mendapatkan bantuan dari Pengurus FORKI Padang. 

"Sepertinya mereka sudah ganti mobil dari sana, dan dibantu dari FORKI Padang," ungkapnya. 

Disinggung jumlah atlet yang terlibat dalam kecelakaan itu, Delphinus mengaku tidak mengetahui pasti. 

"Waduh kurang tau saya. Kayaknya ada sekitar 20-an orang,"pungkasnya.

Sementara itu, wartawan Tribun Medan saat ini sedang mengupayakan konfirmasi dari Pengda Shindoka Sumut. Hingga saat ini Ketua Shindoka Sumut, Zulkarnaen Lubis belum dapat dihubungi baik dari telfon maupun pesan WhatsApp. 

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved