Air Terjun Lau Berte Suguhkan Tantangan Ekstrim Bagi Traveler

Terletak pada lokasinya di area terbuka yang luas sehingga jarak pandang mata untuk menikmati pemandangan alam juga cukup luas.

Air Terjun Lau Berte Suguhkan Tantangan Ekstrim Bagi Traveler - air-terjun-lau-berte_20160110_184254.jpg
Tribun Medan/ Silfa Humairah
Air Terjun Lau Berte
Air Terjun Lau Berte Suguhkan Tantangan Ekstrim Bagi Traveler - air-terjun-lau-berte_20160110_184358.jpg
Tribun Medan/ Silfa Humairah
Air Terjun Lau Berte

Laporan wartawan Tribun/ Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com  - Air Terjun Lau Berte yang berada di Desa Rumah Galoh, Sei Binge, Langkat lazim pula disebut Air Terjun PLTA. Penamaan tersebut ditengarai Air Terjun Lau Berte pernah dijadikan sebagai sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Zainal Manik, pemandu objek wisata sekitar Langkat menuturkan, lokasi Air Terjun Lau Berte sempat bakal menjadi lokasi PLTA, namun belum sempat difungsikan alat-alat sudah terbawa arus karena ada banjir.

"Di sini areanya memang dangkal, tapi banjir tidak tertebak kapan datang dan bisa setinggi apa, jadi belum sempat digunakan alat sudah terbawa arus dan akhirnya tidak dipasang lagi. Tapi area lokasi air terjun sempat diberi nama Air Terjun PLTA," katanya.

Kelebihan Air Terjun Lau Berte atau Air Terjun PLTA terletak pada lokasinya di area terbuka yang luas sehingga jarak pandang mata untuk menikmati pemandangan alam juga cukup luas.

Menurut Zainal, wisatawan paling banyak datang dari kalangan rombongan komunitas pecinta alam atau traveler.

Ia menuturkan, jika rombongan ramai, tarif pemandu juga masih bisa kurang atau dinegoisasi.

"Rombongan komunitas pecinta alam dan mahasiswa yang paling sering ke sini. Objek wisata ini memang cocok untuk orang muda yang masih kuat, karena akses objek wisata ini cukup ekstrim untuk orang tua dan anak-anak," jelasnya.

Untuk mencapainya, wisatawan bisa menggunakan jasa pemandu yang sudah menawarkan jasa di sepanjang jalan kecamatan Sei Bingei.

Hanya bertarif Rp 30 ribu, tiap objek wisata anda bisa memilih objek wisata sekitarnya seperti Kolam Abadi, Air Terjun Teroh dan Air Terjun Tongkat. Sedangkan untuk Air Terjun Lau Berte dan Batu Menangis karena lebih jauh sedikit lebih mahal sekitar Rp 40 ribu.

Desa Rumah Galoh hanya sekitar 2 jam dari Kota Medan, untuk mencapainya anda bisa menggunakan sepeda motor atau mobil karena akses jalan menuju ke sana cukup bagus.

(sil/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved