Jernihnya Sungai Landak, Bebatuan di Dasar Sungai Tampak Jelas

Ada saja wisatawan khususnya anak-anak yang iseng mengobok air sungai. Tapi hasilnya, pasir yang terangkat cepat turun dan air tampak kembali jernih.

Tribun Medan/Silfa Humairah
Jernihnya air Sungai Landak hingga batu di dasar sungai terlihat jelas. 

Laporan Wartawan Tribun-Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.com, BUKITLAWANG - Batu-batu kecil aneka warna tampak mengkilap. Warna hitam, putih dan kuning menjadi penghias dibalik kejernihan pemandian Sungai Landak, di Desa Imbang Jaya, Bahorok, Sumatera Utara.

Tidak salah pengunjung rela jauh-jauh dari Medan atau kota lainnya hanya untuk menikmati pemandangan atau mandi di air jernih Sungai Landak.

Sumatera Utara memang cukup kaya dengan wisata pemandian, tapi untuk urusan jernih dan belum terekspose, mungkin Sungai Landak tidak boleh dilewatkan.

Air jernih hingga ke area paling dalam sekalipun. Batu-batu sungai terlihat jelas jika dipandang dari atas. Tanah lumpur dalam sungai juga tidak ada, hanya pasir yang sedikit terangkat saat air diobok-diobok.

Ada saja wisatawan khususnya anak-anak yang iseng mengobok air sungai. Tapi hasilnya, pasir yang terangkat cepat turun dan air tampak kembali jernih.

Begitu pula dengan wisatawan yang berenang atau melompat, pasir terangkat sejenak dan cepat turun untuk mengembalikan kejernihan sungai.

Julianti Damanik, wisatawan menuturkan tidak pernah melihat air sungai sejernih itu, padahal wisata pemandian menjadi eksplorasinya hampir setiap pekan.

"Sebulan itu bisa beberapa kali jalan ke tempat wisata, sering kali wisata pemandian, dan Sungai Landak menjadi sungai urutan pertama yang paling paling jernih, yang pernah ia kunjungi," katanya.

Sebenarnya ini wisata kali keduanya ke Sungai Landak. Menurutnya perjalanan 4 jam dari Medan, melewati jalan rusak dan masuk ke dalam hutan kawasan TNGL terbayar saat sampai di pemandian Sungai Landak.

Sementara itu Muhammad Sahbani, menuturkan menyukai kedalaman sungai yang cocok untuk melompat dari tebing.

"Ada area sungai yang dalam tepat di sekitar tebing, ada 4-5 meter jadi ketika melompat dari tebing, badan tidak sakit. Airnya juga sejuk dan jernih, batunya tidak membuat kaki sakit saat diinjak alias tidak runcing, wisatawan dibuat puaslah dan ketagihan untuk kembali lagi di liburan yang akan datang," tambahnya.

Ian, pemandu, menuturkan, wisatawan yang mengunjungi sungai Landak belum banyak. Tapi disitu letak keistimewaannya.

"Banyak pengunjung yang tidak suka keramaian atau tempat yang maenstrim, khususnya bulek (turis mancanegara). Ya Sungai Landak sering kali dikunjungi oleh bulek atau traveller yang sedang eksplore wisata Bukit Lawang dan sekitar Taman Nasional Gunung Leuser," jelasnya. (sil/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved