Penginapan Sibayak Ncole di Tengah Alam yang Asri
Sekitar penginapan asri dan alami, banyak ladang yang ditanami tomat dan kol serta buah lainnya.
Laporan Wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah
TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Sibayak Ncole punya penginapan untuk wisatawan menginap dengan bandrol Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. Kamar dengan fasilitas lengkap seperti TV, air panas dan lemari serta kursi santai ini akan membuat liburan anda semakin nyaman di kawasan kaki gunung Sibayak di Desa Sidebu-debu, Bandar Baru, Sumatera Utara.
Wisatawan juga bisa sepuasnya mandi air panas karena pemandian tepat berada di belakang penginapan.
Menurut Rohim, penginapan berada menghadap jalan sehingga bisa langsung dilihat wisatawan yang lewat. Sedangkan pemandiannya berada di belakang menghadap view gunung Sibayak.
Sekitar penginapan juga asri dan alami, banyak ladang yang ditanami tomat dan kol serta buah lainnya. Pemandangan serba hijau ini menjadi obyek foto wisatawan.
"Banyak pengunjung lokal maupun wisatawan asing berkunjung ke tempat ini untuk relaksasi menikmati kehangatan air belerang di tengah dinginnya udara pegunungan, jadi kami sediakan penginapan agar bisa bermalam di desa kawasan kaki gunung ini," katanya.
Sumber mata air panas muncul melalui retakan dari aliran lava di daerah selatan gunung api Sibayak. Warga sekitar memanfaatkannya dengan membuka pemandian kolam air panas untuk wisatawan.
Sehingga, wisatawan atau pengunjung diberikan pilihan aneka suhu kolam. Ada kolam yang panas sekali, cukup panas, dan tidak terlalu panas.
"Penginapan hanya Rp200 ribu-Rp300 ribu tergantung fasilitas dan Rp10 ribu untuk masuk pemandian per orang," katanya.

Kolam air panas alam Sidebuk-debuk yang dikelola oleh warga ini dilengkapi arena parkir yang cukup memadai dan kamar mandi.
Jalan menuju Sibayak Ncole juga cukup bagus dan besar, baik itu motor, mobil hingga bus bisa melewati jalan tersebut. Jika anda ingin mengendarai bus, bisa juga menaiki bus Karona atau bus-bus lainnya arah Kabanjahe dan turun tepat di simpang kantor polisi atau simpang Desa Sidebuk-debuk. Dari sana ada ojek yang bisa anda gunakan dengan tarif Rp 8 ribu.
Sebelum masuk kawasan pemandian, ada kutipan Rp 5 ribu perorang yang dikutip pemuda sekitar. Biaya berbeda atau di luar retribusi masuk ke pemandian. (sil/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sibayak_ncole_20160505_115857.jpg)