Emma Morano, Wanita Terakhir yang Lahir di Tahun 1800-an

“Aku merasa baik di usia 116,” jelas Morano.

Int
Emma Morano saat perayaan ulang tahunnya yang ke 114. 

TRIBUN-MEDAN.com - Emma Morano (116) terlihat tersenyum ramah dikelilingi oleh anak, cucu, cicit, dan saudara lainnya.

Sekarang, Morano adalah satu-satunya orang yang lahir di tahun 1899 yang masih bertahan hidup dan sehat walafiat.

Morano lahir pada tanggal 29 November 1899 di Verbania, Italia Utara. Bahkan, hingga sekarang Morano masih tinggal di kampung halamannya yang memiliki pemandangan penggunungan begitu indah.

Seorang jurnalis dari NBC mengunjungi Morano untuk melakukan wawancara. Namun, saat kunjungannya, jurnalis tersebut harus menunggu beberapa saat sampai dengan Morano terbangun dari tidur siang.

Morano tinggal di sebuah apartment satu kamar dan ditemani oleh suster serta dua sepupu yang juga telah lanjut usia.

“Aku merasa baik di usia 116,” jelas Morano sembari berbaring di ranjang.

“Aku telah menyelesaikan sekolahku dengan cemerlang. Aku pernah bekerja sangat lama. Aku dulu sering sekali bernyanyi, aku memiliki suara yang bagus,” imbuhnya dengan suara yang telah berubah parau.

Kabar bahwa dirinya telah menjadi orang paling tua di dunia disampaikan oleh dokter pribadinya, Dr Carlo Bava.

“Dia sangat bahagia, benar-benar bahagia,” jelas Dr Bava kepada The Associated Press melalui wawancara telpon. “Dia sangat bangga dan cemerlang,” imbuhnya.

Kemudian, dokter mengatakan bahwa menu makanan Morano tidak selalu diet ketat yang seimbang. Dalam keseharian, Morano mengonsumsi protein, pisang, dan anggur ketika sedang musim.

Lalu, dia juga setiap hari menyantap dua telur mentah dan 100 gram steak mentah. Menu ini merupakan anjuran Dr Brava, terkait keluhan anemia yang diderita oleh Morano.

Morano sering menjadi objek penelitian para mahasiswa sains di University of Milan, untuk mengungkapkan rahasianya berusia panjang.

Hal lain yang mengejutkan adalah kesehatan Morano yang stabil tanpa keluhan kronis berkepanjangan.

“Usia panjang Morano, rahasianya ada pada DNA-nya, dia memang memiliki genetis berusia panjang,” sebut Bava.

Bava mengatakan bahwa dirinya sangat salut dengan perjalanan hidup Morano yang penuh perjuangan dan memiliki masa lalu yang kelam.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved