Breaking News

News Video

12 Trenggiling Asal Siborongborong Disita dari Bus di Terminal Marindal

"Satu ekor mati jadi tinggal 12 ekor yang hidup," kata Hotmauli.

Laporan Wartawan Tribun Medan/Joseph Ginting

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyita 13 ekor trenggiling asal Siborong-borong dari salah satu bus di terminal kawasan Marindal.

Kepala BBKSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi mengatakan, pihaknya bersama Sub Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) menyelamatkan hewan malang tersebut ketika dibungkus dalam karung dan disembunyikan dalam peti
berukuran kecil. Sempitnya peti penyimpanan, membuat satu dari 13 satwa tersebut mati.

"Satu ekor mati jadi tinggal 12 ekor yang hidup," katanya di Kantor BBKSDA, Selasa (19/7/2017).

Dia menjelaskan, selain menyita 13 ekor trenggiling, petugas juga menangkap dua orang warga yang diduga sebagai pemburu dan pembeli satwa tersebut. Keduanya saat ini dimintai keterangan di Polda Sumatera Utara.

Rencananya, 12 ekor trenggiling yang masih hidup akan langsung dilepasliarkan oleh petugas dari BBKSDA di lokasi yang dirahasiakan. (wes/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved