Kontroversial, Kakek Penderita Kanker Ini Rekam Dirinya saat Minum Cairan Kematian

"Terima kasih Tuhan aku tidak perlu mandi lagi" adalah salah satu kalimat terakhir Max.

ABC
Max Bromson 

Video ini juga dibuat untuk alasan hukum. Mereka ingin menunjukkan bahwa aksi ini adalah pilihan murni dari Max tanpa paksaan siapapun.

Mereka melakukan hal ini atas dasar rasa cinta dan sayang terhadap Max.

Seseorang terlihat memberikan Max sebuah cangkir sambil mengatakan, "Aku bisa menuangkannya."

Namun Max menjawab, "Tidak, tidak, tidak, Jangan menyentuhnya."

Semua keluarga sempat mengatakan mereka mencintai Max sebelum dia melakukan aksinya.

Max kemudian meminum cairan eutanasia, Nembutal, yang mematikan. Tak lama kemudian tangan Max terkulai lemas, pertanda dia sudah meninggal.

Max telah merencakan kematiannya sejak lama.

Dia bahkan diam-diam berusaha mendapatkan obat eutanasia yang ilegal, Nembutal, dari luar negeri.

Kerry mengaku bahwa selama ini sang kakak sudah merasa sangat lelah dan tidak bisa menahan lebih lama lagi.

Gelas yang dia gunakan berisi cocktail yang telah dicampur Nembutal.

"Rasanya agak pahit," kata Max setelah meminumnya.

Sebelum meninggal, Max bahkan sempat membuat lelucon.

"Terima kasih Tuhan aku tidak perlu mandi lagi." adalah salah satu kalimat terakhir Max.

Seperti diceritakan Kerry, Max sangat kesakitan saat air menyentuh tubuhnya. Setelah hampir 3 menit, Max meninggal.

"Sangat menyenangkan bisa berada di dekatnya di saat-saat terakhir, senang bisa melihatnya pergi dengan damai," ungkap Kerry.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved