Intensitas Hujan di Sibolangit Rendah, Debit Air PDAM Tirtanadi Turun Drastis
“Kawasan Padang Bulan, Simalingkar dan Johor di suply dari IPA Sibolangit di mana saat ini debit air IPA Sibolangit menurun drastis"
Laporan Wartawan Tribun Medan / AKbar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelanggan PDAM Tirtanadi di kawasan Padang Bulan, Simalingkar, dan Johor akhir–akhir banyak mengeluhkan kurangnya suply air dari PDAM Tirtanadi.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi Tauhid Ichyar melalui telpon selulernya, Selasa (25/10/2016) malam.
“Kawasan Padang Bulan, Simalingkar dan Johor di suply dari IPA Sibolangit di mana saat ini debit air IPA Sibolangit menurun drastis yang normalnya sekitar 600 liter/detik saat ini hanya 490 liter/detik,” kata Tauhid Ichyar.
Baca: Dirut PDAM Tirtanadi: Cakupan Air Bersih 80 Persen pada 2019
Penurunan debit air IPA Sibolangit ini, kata Tauhid Ichyar disebabkan berkurangnya
intensitas hujan dikawasan Tongkoh, Rumah Sumbul, Lau Bengklewang dan Lau kaban yang
menjadi sumber air IPA Sibolangit selama 2 (dua) bulan terakhir ini.
Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG 1 Sumut, Sunardi membenarkan bahwa wilayah Sibolangit memang sangat jarang terjadi hujan.
Baca: Pemerintah Pusat Hapus Utang PDAM Tirtanadi Sebesar Rp 185 Miliar
"Memang di daerah pegunungan intensitas hujannya masih rendah termasuk daerah di atas.
Ini merupakan kejadian yang sangat jarang,"katanya saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (25/10/2016) malam.
Ditanya mengenai sudah berapa lama hujan tidak turun di wilayah Sibolangit, Sunardi mengatakan dalam bulan ini saja bisa dihitung hanya berapa kali hujan turun di wilayah Sibolangit.

Direktur Air Minum, Delviandry sedang meninjau sumber air Parit Tuan di Sibolangit
Yang pasti, katanya, intensitas hujan di bulan ini sangat kurang dan tidak seperti biasa.
(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/saringan-air-di-ipa-sibolangit-terlihat-jelas-tribunmedan_20161025_205703.jpg)