Breaking News

Hari Sumpah Pemuda

5 Fakta Seputar Museum Sumpah Pemuda yang Belum Banyak Diketahui

Nah, hari ini yuk kita sempatkan buat berkunjung ke gedung Sumpah Pemuda. Berikut empat fakta yang belum banyak diketahui.

pecintawisata.files.wordpress.com
Museum Sumpah pemuda. (pecintawisata.files.wordpress.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Guys, kamu masih ingat dong ikrar Sumpah Pemuda.

Biar jiwa mudamu makin membara, yuk ucapkan lagi ikrar Sumpah Pemuda.

"Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia."

"Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia."

"Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia."

Guys, tulisan ikrar Sumpah Pemuda ini tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda.

Yup, hari ini 28 Oktober 2016, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Nah, hari ini yuk kita sempatkan buat berkunjung ke gedung Sumpah Pemuda yang beralamatkan di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat.

Baca: Peringatan Sumpah Pemuda, Jokowi Siap Turun ke Jalan dan Orasi di Depan Istana

Eits sebelumnya, yuk lihat beragam fakta mengenai gedung Sumpah Pemuda yang berhasil dirangkum oleh TribunTravel.com.

1. Bekas Kos

Guys, gedung Museum Sumpah Pemuda dulunya merupakan kos-kosan, loh.

Sebelum digunakan sebagai kos, gedung ini berfungsi sebagai rumah tinggal.

So, wajar dong kalau bentuknya seperti rumah.

2. Tempat Tinggal Pelajar STOVIA

Guys, sebagai tempat kos, gedung Sumpah Pemuda ini ditempati oleh pelajar STOVIA.

School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) adalah sekolah pendidikan dokter pribumi Batavia pada zaman kolonial Hindia Belanda.

Kebanyakan para pelajar dokter ini sedang menjalani sekolah tinggi hukum RHS.

Baca: Napak Tilas Peringatan Sumpah Pemuda, Berikut Ringkas Rangkumannya

3. Indonesia Clubhouse

Pada zaman Belanda dulu, bangunan berbentuk rumah ini sering dijadikan tempat berkumpul.

Hingga kemudian gedung Sumpah Pemuda ini juga mendapatkan julukan IC.

Yup, Indonesia Clubhouse atau biasa disebut IC yang berarti gedung perkumpulan.

4. Sie Kong Liong

Rumah pondokan untuk pelajar dan mahasiswa ini awalnya milik etnis Tionghoa, Sie Kong Liong.

Hingga kemudian Jong Java menyewa bangunan seluas 460 meter persegi ini.

Hal itu karena kontrakan sebelumnya di Kwitang terlalu sempit untuk menampung kegiatan kepanduan diskusi politik dan latihan kesenian Jawa.

Anggota Jong Java dan mahasiswa lainnya juga menyebut gedung ini Langen Siswo.

Guys, yuk jalan-jalan ke Museum Sumpah Pemuda.

Sebelumnya, kamu bisa ajak adikmu melihat Film Animasi Putra Putri - Museum Sumpah Pemuda berikut.

Video animasi ini diunggah oleh cahannel Museum Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2013.

Gambaran gedung Museum Sumpah Pemuda ini telah dilihat oleh lebih dari 18 ribu viewers.

Beragam komentar netizen juga menghiasi sisi bawah video ini.

"is the best video,anak indonesia udah bisa bikin gini hebaattt," firman argiansyah.

"jadi mau nangis kalau dengar lagu indonesia raya," tulis Raudatul Alfiah.(*)

Baca Juga: Jilbab Motif Sketsa Wanita Tanpa Busana Bikin Heboh, MUI Disebut Turun Tangan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved