Legenda Pusuk Buhit

Batu Hobon Dipugar, Ini Besaran Anggarannya

Sepintas Batu Hobon memang terlihat terbelah. Namun Edison menjelaskan, bahwa Batu Hobon tidak terbelah, tapi batu lain muncul.

Penulis: Hendrik Naipospos |
Situs Batu Hobon saat ini 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Situs tua suku Batak, Batu Hobon, yang terletak di Kabupaten Samosir kini tampak mendapat pemugaran.

Situs ini diyakini telah berusia ribuan tahun, dan dipercayai sebagai tempat sakral penyimpanan harta pusaka, alat musik, dan kitab berisi ajaran leluhur dan falsafah Batak.

Staf Dinas Tata Ruang, Pemukiman, dan Kebersihan Kabupaten Samosir, Edison Pasaribu menyebutkan, bahwa dana pemugaran murni bersumber dari Pemerintah Kabupaten Samosir.

Baca: Geger, Batu Hobon Tempat Mula Bermukim Raja Batak Terbelah

"Itu murni dana Pemkab, bukan dari pihak lain, jumlahnya sekitar Rp 200 Juta," Kata Edison saat dihubungi tribun-medan.com, Senin (31/11/2016) malam.

Ia juga menegaskan bahwa pemugaran dilaksanakan secara baik. Ia menyayangkan adanya masyarakat yang mengabadikan foto dan menyebarkan informasi yang tidak benar di media sosial.

Sepintas Batu Hobon memang terlihat terbelah. Namun Edison menjelaskan, bahwa Batu Hobon tidak terbelah, tapi batu lain muncul sesaat dilakukan penggalian yang menghadirkan bentuk batu yang terbelah.

Ia juga meyakini, bahwa proses penggalian dilakukan dengan benar dan tidak akan merusak situs yang ada.

"Ia benar, masyarakat foto dan sebarkan ke media sosial. Ini bukan terbelah, kita gali tanah di sekitar Batu Hobon sedalam 150 cm, ternyata ada batu lain di sekitar Batu Hobon," sambungnya.

Terbelahnya batu ini mulai beredar di media sosial dan kali pertama diunggah melalui akun facebook bernama Enni Martalena Pasaribu.

Berikut postingan Enni;

Renovasi atau pemugaran ? Situs bersejarah Batu Hobon di Sianjur Mula-mula Kabupaten Samosir milik keturunan Op Guru Tatea Bulan yg berusia ribuan tahun. Seperti terlihat digambar batu sudah terbelah. Dalam mengerjakan proyek ini apakah sudah ada musyawarah ? Siapa yg bertanggungjawab atas ini ? Seharusnya dijaga keasliannya.
Sedih melihatnya

(cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved