Unjuk Rasa

Penyebab 20 Ribu Buruh Kepung Kantor Gubernur pada Hari Pahlawan

"Sesuai yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Bersatu Sumatera Utara, itukan ada 32 elemen buruh,"

Tribun Medan/Nanda Fahriza Batubara
Ratusan buruh yang tergabung dalam GAPBSI ketika berunjuk rasa di depan gerbang Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol, Senin (17/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 32 organisasi buruh yang ada di Sumatera Utara berencana akan menggelar aksi di kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, tepat di hari pahlawan yang jatuh pada Kamis (10/11/2016) besok.

Rencananya, massa aksi yang turun ke jalan berjumlah 20 ribu orang.

"Sesuai yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Bersatu Sumatera Utara, itukan ada 32 elemen buruh. Kalau semuanya besok turun, kemungkinan akan ada 20 ribu buruh yang aksi ke kantor Gubernur," kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumatera Utara (FSPMI-Sumut), Willy Agus Utomo, Rabu (9/11/2016) sore.

Menurut Willy, buruh yang turun ke jalan ini akan berkumpul di beberapa titik.

Baca: Ribuan Buruh Terancam Tak Gajian

Untuk buruh yang berasal dari Tanjungmorawa dan Serdangbedagai, mereka akan berkumpul di Lapangan Garuda, Deliserdang.

"Buruh dari Belawan, KIM Mabar, Sunggal dan Binjai kemungkinan akan langsung bergerak ke kantor Gubernur Sumut," kata Willy pada Tribun via selular.

"Kami memprotes UMP yang telah ditetapkan oleh Gubernur Sumatera Utara. Menurut kami, UMP yang telah ditetapkan itu tidak berpihak kepada buruh,"

Terpisah, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polrestabes Medan, Kompol Herwansyah ketika dikonfirmasi mengaku sudah mendapat laporan terkait adanya rencana aksi para buruh.

bueuh_demo_UMP_sumut
Buruh ketika berunjuk rasa di luar gerbang Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro, Senin (31/10/2016).

Ia mengatakan, Polrestabes Medan siap mengamankan jalannya aksi.

"Dari informasi yang kami peroleh, jumlah massa yang akan turun besok kemungkinan 5 ribu sampai 8 ribu buruh. Itu informasi sementara," pungkas Herwansyah.

(ray/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved