Helikopter Jatuh
Pilot Yohanes yang Hilang Pernah Mengaku Tak Takut Kirim Logistik ke Perbatasan
Lettu Cpn Yohanes Syaputra pernah berkata medan penerbangan dan cuaca angkasa Kalimantan sangat berbeda dari di Pulau Jawa.
TRIBUN-MEDAN.com-Helikopter Bell 412 EP milik nomor registrasi penerbangan HA-5166 milik TNI yang digunakan membawa logistik prajurit TNI penjaga pos perbatasan NKRI - Malaysia dari Tarakan (Kalimantan Utara) menuju Long Bawan dikabarkan hilang kontak sejak Kamis (24/11/2016) siang.
Daerah Kalimantan Utara memang memang terkenal sulit untuk penerbangan karena cuacanya yang sulit diprediksi. Pun demikian, kondisi ini tidak menyurutkan keberanian petugas TNI mengantarkan kebutuhan pokok prajurit, istilah lapangannya, pendorongan logistik (dorlog).
Salah satu personel yang masih hilang kontak bersama Helikopter Bell 5166,Letnan Satu Coprs Penerbang (Cpn) Yohanes Syaputra, pernah menyatakan keberaniannya itu kepada Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim (saat ini Pemred) Tribun Medan, Domu D Ambarita yang pernah mengikuti para petugas ini bekerja.
Yohanes Syaputra yang rutin melayani pengiriman atau pendorongan logistik (kepada prajurit TNI yang menjaga perbatasan Indonesia - Malaysia waktu itu ziarah ke lokasi kecelakaan dekat pos pengamanan perbatasan Long Bulan, Kecamatan Bahauhulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

Kapten Pilot Lettu (CPN) Yohanes Saputra (kanan) berfoto dengan warga Dayak, Kalimantan Utara, Kamis (25/8/2016). Yohanes dan heli Bell 412 EP, yang menjadi latar belakang foto ini dinyatakan hilang sejak Kamis (24/11/2016). (TRIBUN KALTIM/DOMU D AMBARITA)
Baca: VIDEO: Ini Rekaman Perjalanan Helikopter yang Hilang saat Terbang Menjaga Kedaulatan Negara
"Helikopter kita pernah jatuh, tapi sama sekali itu tidak mengecilkan hati, dan tidak membuat takut kru-kru kami. Karena jiwa kami lebih terpanggil untuk dorlog ke rekan-rekan di perbatasan untuk mengantarkan makanan kepada petugas," katanya.
Lulusan Sekolah Penerbang TNI AD tahun 2009 ini akan menjadikan insiden tersebut sebagai bahan pelajaran agar tidak muncul lagi masalah serupa di kemudian hari.
Pilot Yohanes Syaputra telah bertugas menerbangkan pesawat selama enam tahun. Selama itu, ia antara lain bertugas di Pulau Jawa, Papua dan Kalimantan.

Kru helikopter berfoto dengan warga Dayak, Kalimantan Utara, Kamis (25/8/2016). Heli Bell 412 EP, yang menjadi latar belakang foto ini dinyatakan hilang sejak Kamis (24/11/2016). (TRIBUN KALTIM/DOMU D AMBARITA)
Baca: Saat Jaga Perbatasan, Helikopter Milik TNI AD Dikabarkan Lost Contact
Selama dua bulan terakhir, ia dan kru terbang melayani pengiriman logistik kebutuhan pokok prajurit pengjaga perbatasan Indonesia - Malaysia.
"Selama saya di perbatasan sudah sejak 2010, mendukung tugas pokok di perbatasan-perbatsan. Cuaca perbatasan paling ekstrem salah satunya di Kalimantan Utara," ujar Yohanes di tengah tugas menerbangkan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Johny L Tobing ke sejumlah titik di perbatasan, pekan lalu.
Menurut Yohanes, lulusan Sekolah Penerbang TNI AD tahun 2009, medan penerbangan dan cuaca angkasa Kalimantan sangat berbeda dari di Pulau Jawa.
"Di Kalimantan cenderung, saya katakan, agak sulit karena banyak pegunungan dan lembah-lembah, sehingga ketinggian terbang lumayan cukup tinggi, rata-rata 5.000 - 6.000 feet untuk menuju pos-pos perbatasan untuk melakukan pendorongan logistik (dorlog) ke perbatasan," kata Lettu Yohanes.Kru Heli Bell 412 buatan tahun 2013 ini terdiri atas lima orang.

Asisten Operasional Kodam VI/Mulawarman Kolonel Inf Andi Gunawan (kedua dari kanan) turun dari heli saat diba di pos perbatasan Bahsiok, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (23/8/2016). Heli itu dipiloti Kapten Pilot Lettu (CPN) Yohanes Saputra (kiri.) Yohanes dan heli Bell 412 EP, yang menjadi latar belakang foto ini dinyatakan hilang sejak Kamis (24/11/2016). (TRIBUN KALTIM/DOMU D AMBARITA)
Baca: Berikut Daftar Awak Heli yang Hilang Kontak Saat Jaga Perbatasan Negara
Yohanes mengingatkan para penerbang yang bertugas di Kalimantan agar lebih cermat meperhatikan situasi tugas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/helikopter-bell-412-ep-heli-bell-412-ep-heli-jatuh_20161127_145941.jpg)