Usai Kasus Dora Natalia, Ibu Ini Berani Laporkan Oknum Polisi Arogan yang Menonjoknya
Entah terinspirasi oleh insiden Dora atau tidak seorang ibu melaporkan seorang polisi karena telah berani menonjoknya dihadapan anaknya sendiri.
TRIBUN-MEDAN.com - Ibu-ibu yang menyerang dan mencakar polisi membuat media sosial heboh, usai Dora Natalia Singarimbun berurusan dengan Aiptu Sutisna karena dianggap melanggar peraturan lalu lintas memasuki jalur busway.
Namun bagimana dengan kasus Polisi menonjok seorang ibu-ibu? Entah terinspirasi oleh insiden Dora atau tidak seorang ibu melaporkan seorang polisi karena telah berani menonjoknya dihadapan anaknya sendiri.
Sebuah akun di jejaring sosial Facebook membeberkan perilaku polisi yang menonjok seorang ibu di hadapan anaknya yang masih berusia 2,5 tahun.
Tertulis dalam postingan tersebut, 'curhatan hati saya seorang ibu ditonjok polisi di hadapan anak balita (2,3 th) Rifat namanya.'
Dalam postingannya, akun tersebut juga melampirkan foto surat pelaporan ke Kepolisian Resor Klaten, Jawa Tengah, pada tanggal 15 Februari 2016.
Begini kisahnya yang tertulis dalam postingan itu :
Aku pagi jam 7-an ke RS, kontrol sama anak saya (Rifat). Jam 9-an selesai dari RS, aku langsung antar Rifat sekolah di Alhasna. Dari arah kota, mampir di Alfamart Bendogantungan, Klaten, beli bekal sekolah Rifat.
Keluar dari Alfamart, jalanan kosong. Saya ambil jalur mepet ke kanan karena sekolah Rifat berada di sebelah kanan jalan.
Aku lihat di depan ada operasi kendaraan bermotor di depan Ilham Brajan. Sambil boncengin Rifat, aku hati-hati belok motor pelan ke kiri, karena kiri penuh mobil lewat penuh di tempat razia polisi dilaksanakan.
Pas di pembatas operasi, saya masih pelan dan langsung DITONJOK bapak Sriyanto ke arah kepala, kena helm saya.
Aku sentak bilang sama pak Sriyanto 'Jangan pakai tonjok dan tangan maju, nasehati saja bila saya salah.' Sambil pegang dompet dan tunjukin SIM dan STNK saya kepada polisi di depan saya.
Polisi itu bilang 'Sabar buk sabar, maaf ya'. Saya bilang 'Saya buru-buru urusin anak pak, saya dari RS terus saya lurus antar anak saya ke sekolah.'
Aku balik minta penjelasan kepada pak Sriyanto kenapa tonjok saya dan pak Sriyanto malah bilang 'Kalau nggak terima, laporkan saja nama saya ini(sambil tunjukin nama) pangkat saya ini (sambil tunjukin pangkat).'
Dan aku bilang 'Sombong sekali bapak dengan jabatan dan pangkat. Suatu saat Anda purna apa Anda akan sombong seperti sekarang? Di depan anak kecil tonjok seorang ibu apa itu sikap polisi yang melindungi dan mengayomi warganya bukan kekerasan.'
Tapi lagi-lagi malah pak Sriyanto sombong dengan berkata 'Silahkan laporkan saya.' Polisi lain dekati saya bilang 'Sabar buk sabar. Polisi juga manusia. Kami satuan anggota ini minta maaf kepada ibuk. Semoga anak ibu cepat sembuh. Sabar buk sabar.'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cuplikan-dari-postingan-yang-membeberkan-curhatan-seorang-ibu_20161214_235411.jpg)