Prostitusi Online

Layanan Jasa Seks Mahasiswi Terbongkar, Begini Isi Percakapannya

Dua mucikari berstatus mahasiswa AP (21), warga Jalan Kartini, Lamongan dan UY, 20, (cewek) asal Surabaya ditangkap.

Surya/Anas Miftakhudin
Ilustrasi. (Surya/Anas Miftakhudin) 

TRIBUN-MEDAN.com  - Subdit II Perbankan unit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim membongkar prostitusi online menyediakan jasa layanan mahasiswi.

Prostitusi online itu menyasar kalangan pejabat dan pengusaha di Surabaya.

Dua mucikari berstatus mahasiswa AP (21), warga Jalan Kartini, Lamongan dan UY, 20, (cewek) asal Surabaya ditangkap.

Mereka mengaku mempunyai anak buah mencapai puluhan cewek, mulai pelajar, dancer, dan kalangan mahasiswi.

Baca: Modus Terbaru Prostitusi Online Mahasiswi, Eksklusive Untuk Kalangan Privat

Bisnis esek-esek dikendalikan UY dan AP tergolong high class dan cewek yang ditawarkan usianya 22 tahun ke bawah.

Tarif yang dibanderol tersangka paling murah Rp 3 juta dengan waktu 2 jam.

"Dalam sehari rata-rata tersangka bisa menjual tiga cewek," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (20/12/2016).

Sindikat perdangangan manusia itu dibongkar petugas, Senin (19/12/2016) malam.

Modus tersangka dalam menawarkan anak buahnya lewat media sosial (Medsos) Line dan Whats Ap.

Salah satu isi percakapan tersangka dengan konsumen sebagai berikut, TSK (tersangka): Kuliah ada yang dancer dan ada yang baru lulus SMA abang.

LHB (lelaki hidung belang): Yg kuliah yg mana cin.

TSK: Yg 3 juta gimana bang?

LHB: Beres cin.

LHB: Oke....

TSK: Berarti kalo yg 3 juta bisa 5 cewe sayang.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved