Rangkuman Peristiwa

Berawal dari Aroma Menyengat, Misteri pun Terungkap disertai Kehebohan Warga

Misteri hilangnya Redianto kurun tiga pekan pun terungkap sudah. Hanya berselang satu hari, dihebohkan lagi dengan mahasiswa gantung diri.

Tribun-Medan.com/ Array Argus
Ratusan warga heboh saat mengetahui tukang las bernama Redianto tewas membusuk di dalam bengkel. Belum diketahui pasti apa penyebab tewasnya korban, Jumat (6/1/2017). (Tribun-Medan.com/ Array Argus) 

"Dia memang sering tidur di bengkel sendirian. Pas sakit, mungkin tidak ada yang merawatnya. Kami kurang tau juga di mana keluarganya," kata Adi.

Guna kepentingan penyelidikan, pemilik bengkel sempat dipanggil polisi.

Warga yang menemukan jenazah korban juga dimintai keterangannya di lokasi kejadian.

Rencananya, jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit terdekat. Polisi yang berada di lokasi juga tengah berupaya menghubungi pihak keluarganya.

Panto Sihombing mahasiswa bunuh diri tribun
Panto Sihombing, mahasiswa semester III yang nekat bunuh diri di rumah kosnya. Belum diketahui pasti apa penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya, Sabtu (7/1/2017)

Mahasiswa Bunuh Diri

Sementara itu, warga sekitar Jalan Abdul Hakim No 18, Gang Susuk III, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Sabtu (7/1/2017) dikagetkan dengan adanya satu mahasiswa yang bunuh diri di kamar kosnya.

Menurut informasi yang diterima www.tribun-medan.com mahasiswa yang bunuh diri itu diketahui bernama Panto Sihombing (19) warga Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Mahasiswa Polmed semester III ini sempat mengirim pesan singkat (SMS) lewat ponselnya kepada temannya Good Nyus Simamora (19).

Begitu mendapat SMS dari korban (Panto), Good yang sekarang menjadi saksi terkejut. Jelang dinihari, saksi pun pergi ke kos korban untuk memastikan kondisinya.

Ketika sampai di kos, Good tak melihat keberadaan temannya itu.

"Saya melihat lampu kamar kosnya mati. Karena saya penasaran dan curiga saya langsung mengintip dari jendela dan menyalakan senter dari ponsel saya untuk melihat isi kamar," katanya kepada www.tribun-medan.com.

Ketika cahaya menembus jendela korban, saksi Good semakin kaget. Ia melihat teman karibnya itu sudah tewas dalam keadaan leher terikat tali.

Mengetahui hal itu, Good langsung melapor kepada kepala lingkungan setempat. Lalu kepala lingkungan meneruskan kematian Panto kepada pihak kepolisian.

Terkait masalah ini, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri membenarkan kalau mahasiswa yang meninggal yang diduga bunuh diri di Jalan Abdul Hakim No 18.

"Kita langsung menurunkan personel untuk melihat Tempat Kejadian Perkara (TKP),"katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved