Taruna Tewas
Ini Kronologi Amirullah Adityas Putra, Taruna STIP Kemenhub Tewas Dikeroyok Seniornya
Adalah Amirullah Adityas Putra (19) seorang Taruna tingkat I tewas setelah dianiaya oleh empat orang seniornya
TRIBUN-MEDAN.com - Kasus kekerasan yang sama pernah terjadi pada 2012 dan terulang pada 2014 yang menewaskan Dimas Dikita Handoko, pelajar taruna tingkat satu STIP akibat pengeroyokan seniornya kini kembali terjadi lagi.
Adalah Amirullah Adityas Putra (19) seorang Taruna tingkat I tewas setelah dianiaya oleh empat orang seniornya di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Diketahui korban yang bernama Amirullah Adityas Putra mendapat tindak kekerasan di Lantai II Gedung Dormitory Ring 4 Kamar M205 Jalan Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017) malam.
"Kami serahkan semuanya terkait kasus ini ke pihak berwajib," kata Humas STIP, Nancy saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (11/1/2017).
Nancy mengaku pihaknya akan melakukan jumpa pers dalam waktu dekat bersama dengan Ketua STIP.

Pelaku penganiayaan Amirulloh Adityas Putra diduga terdiri dari 4 orang taruna STIP tingkat dua. Kejadian tersebut dilaporan terjadi mulai pukul 22.00 saat korban selesai latihan drum band. (ist)
"Belum ada info lagi (kapan), tapi nanti akan kami kabari segera kalau waktu konferensi pers sudah ditentukan," kata Nancy.
Kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus penganiayaan tersebut dan sudah dilimpahkan ke Polres Jakarta Utara.
Korban meninggal diketahui telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk kepentingan autopsi. Lihat videonya di sini:
Peristiwa tewasnya Amirullah terjadi di Kampus STIP Lantai II Gedung Dormitory Ring 4 Kamar M205, Jalan Marunda Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017).
Korban yang merupakan warga Jalan Warakas III Gang 16 RT 07/014 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dipukul di bagian dada, perut, dan ulu hati, hingga tewas oleh senior tingkat II.
Peristiwa berawal ketika senior di tingkat II sedang asyik berkumpul.
Sekitar pukul 17.00 WIB usai latihan marching band, salah satu senior di tingkat dua sekaligus pelaku, Sisko Mataheru (19), mengajak berkumpul untuk mengerjai para junior di tingkat satu.
"Kasus berawal pada pukul 17.00 WIB, usai latihan giat drum band. Salah satu pelaku, yakni Sisko Mataheru, ajak berkumpul rekannya yang juga ada di tingkat II.
Sisko berencana mengerjai junior di tingkat satu yang merupakan basis alat drum atau tam-tamnya. Kemudian sekitar pukul 22.00 WIB, sebanyak enam taruna tingkat I tersebut dipanggil oleh para pelaku agar segera berkumpul di lokasi kejadian," ungkap Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Andre Soeharto, Rabu (11/1/2017).
Andre memaparkan, para taruna di tingkat II selain Sisko, juga berada di lokasi kejadian, yakni Willy Hasiholan (20), Inswanto (21), dan Akbar Ramadhan (20). Keempat taruna tingkat II tersebut, lanjut Andre, langsung melakukan tindak kekerasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/amirulloh-adityas-putra_20170111_115107.jpg)