Taruna Tewas

Saudara Kembar Amirullah Menangis Histeris Peluk Keranda Jenazah Adiknya

Amarulloh (18) tidak menyangka adik kembarnya, Amirullah Adityas Putra (18), menemui ajal dengan cara mengenaskan.

Ist
Amirullah Adityas Putra saat bersama kembarannya Amarullah Adityas Putra 

TRIBUN-MEDAN.com - Amarulloh (18) tidak menyangka adik kembarnya, Amirullah Adityas Putra (18), menemui ajal dengan cara mengenaskan.

Amirullah tewas setelah mendapat tindak kekerasan dari lima seniornya. 

Baca: Sedih, Sebelum Tewas Amirullah Minta Didoain Saudara Kembarnya Bisa Ketemu Keluarga

Jenazah Amirulloh disalatkan di Mushola Baburahim yang lokasinya tepat di sebelah rumahnya sebelum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Budhi Dharma Semper, Cilincing, Rabu (11/1/2017).

Di lokasi sejumlah taruna dari STIP nampak berdiri tegak dan bersiap untuk membawa jenazah ke TPU.

Amar sapaan akrab Amarullah begitu terpukul kehilangan saudara kembarnya. Dia menangis histeris dan terlihat memegangi foto adiknya.

Isak tangis keluarga semakin menjadi saat jasad Amir dimasukkan ke keranda jenazah berbalut kain hijau, dan diangkat oleh sejumlah taruna STIP berseragam putih.

Amarullah terlihat memegangi
Amarullah terlihat memegangi keranda jenazah adiknya Amirullah yang tewas usai dianiaya oleh seniornya di STIP

Dia tampak memeluk keranda jenazah adiknya saat berada di mobil jenazah.

Tak sedikit, tetangga menangis histeris akan kepergian Amir. Bahkan teman-teman terdekat Amirullah dari STIP turut serta hadir di rumah duka.

Beberapa mengatakan, tindak kekerasan terhadap Amir terbilang keji dan tidak mendidik.

"Pendidikan apa itu seperti itu ya? Masa dipukul-pukul juniornya ya kan kasihan. Gila itu Mas. Amir dikenal sopan dan baik di sini. Bahkan rajin bantu orangtuanya."

Lihat rekaman pendidikan di STIP dalam video ini: 

"Enggak pernah saya lihat anaknya bandel. Memang polisi perlu tuh usut tuntas. Kalau perlu pihak dari pemerintah hapuskan saja sekolah itu. Tutup! Biadab itu namanya Mas," ujar Hasan, tetangga Amirulloh. 

Baca: Polisi Ungkap Motif Penganiayaan Taruna STIP Hingga Tewaskan Amirullah Adityas Putra

Dikatakan Amar, sebelum sang adik tewas pada Rabu (11/1) dini hari, malam harinya yaitu Selasa (10/1) ia sempat memandangi foto adiknya saat berseragam lengkap. 

"Ketemu sama dia (Amirul­lah) itu di hari Minggu (8/1) lalu ya. Di situ, saya sama dia ngobrol-ngobrol terkait asramanya. Nah, Selasa malam sebelum saya tidur, sesaat saya pandangi foto adik saya terus. Foto itu dia pakai seragam lengkap," ujar Amar sapaan akrab Amarullah saat ditemui di rumahnya di Jalan Warakas III gang 16 RT 007/014 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

"Itu Selasa malam, sebelum dia tewas. Nah jam 03.00 WIB dini hari saya mendapat kabar dari pihak STIP, kalau Amir sudah.. yah.. begitu lah," papar Amar.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved