Pilgub Jakarta

Siapa yang Paling Pintar di Antara Tiga Pasang Calon, Simak Ulasan nan Menyentak Ini

Menakar kepintaran akademik seseorang tentu harus merujuk pada pencapaian nilai akademik. Ini merupakan satu indikator yang dapat dijadikan rujukan.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengikuti debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2017 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017). 

Kendati dia pernah menjadi mahasiswa berprestasi dan mantan rektor, namun meminta mahasiswa tak mengandalkan IPK dalam meniti jenjang karier.

Permintaan itu disampaikan saat dia membawakan kuliah umum di Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/9/2016).

"IPK yang tinggi itu hanya mengantarkan sampai meja wawancara, namun sukses pascawawancara ditentukan oleh pengalaman organisasi dimana kita menjalankan banyak peran dan relasi," kata dia.

Ketika Anies pernah meminta mahasiswa tak mengandalkan IPK, tapi ternyata pasangannya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno ternyata juga peraih IPK 4,00 pada tahun 1992.

Sandiaga merupakan lulusan Wichita State University, Amerika Serikat, dengan predikat summa cum laude pada tahun 1990.

Dia melanjutkan studi di George Washington University, Amerika Serikat kemudian juga lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00 pada tahun 1992.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved