Pasangan Kekasih Dipisahkan Banjir, Si Cewek Masih Hilang
Wahyudi yang dikenal sebagai sosok periang hanya tertunduk lesu di salah satu sudut pojok pos utama pencarian.
Saat itu, kata Ayu yang menirukan keterangan teman-teman adiknya bahwa yang berangkat ke Lumajang itu ada empat sepeda motor yang artinya ada delapan orang termasuk Wahyudi dan adiknya.
"Saat perjalanan pulang ke Pandaan, mendadak Wahyudi dan Adiknya ini tertinggal dari rombongan," ungkapnya.
Mereka melintas di wilayah Rembang, hingga masuk jalan Oro-Oro Ombo Kulon. Mereka pun mengarah ke Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil. Sampai di jembatan bekacak, mereka tak melihat ada air pasang.
"Mereka melintas di jembatan ini yang lokasinya memang lebih rendah. Sesampainya di tengah jalan, air mendadak lebih deras dan langsung menyapunya sepeda motor Yamaha Vixion yang dibawa Wahyudi dan adik saya," tandasnya.
Selanjutnya, ia mengaku tidak mengetahuinya. Ia hanya mendapatkan kabar bahwa adiknya hilang disapu banjir. "Kami langsung shock dan terkejut mendengar kabar itu. Orang tua masih di rumah, saya yang disuruh datang ke Pasuruan ini," pungkasnya. (Surya Malang/Galih Lintartika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/wahyudi_felansia_20170125_191629.jpg)