Ini Manfaat Program Smart City bagi Masyarakat

"Rencananya kita kalau sesuai target,Februari atau bulan tiga sudah dilanching. Kita saat ini lagi melatih admin-adminnya. Jadi namti adminnya bisa.."

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan |
Tribun Medan / Dedy
Plt Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Siantar, Acai Tagor Sijabat menjelaskan Program Smart City Siantar di ruangannya, Senin (30/1/017). (Tribun Medan / Dedy) 

"Sebelum dilaunching harus buat peraturannya dulu. Itulah perwa. Setelah ada perwa, baru kita latih adminnya. Tim admin ini ada di semua SKPD. Tiap-tiap SKPD akan ada seorang admin. Kemudian kita latih lagi admin-adminnya," jelas Acai Tagor Sijabat.

Disinggung soal besar jumlah anggarannya yang disebut-sebut sebesar Rp 2 Miliar pada tahun 2016, Acai Tagor Sijabat mengaku tidak hapal secara rinci, baik itu biaya pelatihan admin, pengadaan perangkat dan juga kapan dilanching.

Dia mengaku tidak tahu pasti adanya dana sebesar itu, namun dirinya akan mengecek kembali terkait besaran anggaran yang pernah direncanakan.

"Nantilah kita tanya bendahara. Tahun 2016 hanya aspirasi, nanti di tahun 2017 harapannya bisa dilaunching. Selain itu kita akan pelajari juga pengembangan manfaat dari program Smart City dengan intansi lainnya," tuturnya.

Ia berharap konsep Smart City ini sudah bisa berjalan di tahun 2017. Usulan Smart City ini diakuinya berawal dari adanya MoU saat pertemuan tim dari Pemprov Sumut dengan Pemprov Surabaya.

(Dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved