Berita Duka

Mengulik 5 Fakta di Balik Kehamilan Aldilla, Istri Indra Bekti yang Ditinggal Pergi Anak Ketiga

Kabar duka menyelimuti keluarga presenter kondang Indra Bekti dan Aldilla Jelita. Anak ketiganya meninggal dunia.

Tribunnews.com
Presenter Indra Bekti dan istrinya, Aldilla Jelita saat ditemui di Kompleks Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (04/02/2016).Tribunnews.com 

"Kalau dilihat secara ilmiah diperkirakan tanggal 9 September nih pecah telurnya. Terus ya in sha Allah 60% laki," katanya Indra Bekti.

2. Ngidam Mi dan Suka Marah

Memasuki bulan kedua kehamilan, istri Indra Bekti, Aldilla Jelita mulai ngidam dan mengalami beberapa perubaham sikap.

Untuk masalah ngidam, diakui Aldilla Jelita ia seperti kembali pada kehamilan pertama di mana ia suka mengonsumsi mie, dan menjadi lebih cepat ngos-ngosan atau capek.

"Kehamilan yang ini kayak kakak pertamanya, lebih pengin mie bawaannya. Terus yang ketiga ini juga lebih nyesek kayak cepet ngos-ngosan," ujar Aldilla Jelita saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2016).

Perutnya pun lebih besar dibandingkan dua kehamilan sebelumnya, padahal bayi didalam kandungannya masih sekecil buah anggur saat terakhir melakukan pemeriksaan.

Sedangkan menurut Indra Bekti, Aldilla Jelita jadi malas bersolek, dan lebih sering marah-marah.

"Dia jadi lebih pemalas sekarang. Tapi kalau make-up sendiri cantik yah. Tapi kalau di rumah ya malas dandan gitu. Terus lebih sering marah-marah," tutur Indra Bekti.

Meskipun kemarahan Aldilla Jelita hanya karena hal-hal kecil, Bekti mencoba lebih sabar.

Ibunda Aldilla yang tinggal bersama mereka juga selalu mengingatkan Indra Bekti agar sabar meladeni perubahan sikap Aldilla selama masa kehamilan.

"Mama Dilla kan tinggal bareng kita. Beliau tuh ya pokoknya kalau kita udah cekcok pasti suruh sabarin aja," tandas Indra Bekti.

3. Infeksi Saluran Kencing

Aldhila Jelita, istri aktor dan presenter Bekti Indra Tomo alias Indra Bekti, sempat terancam keguguran lantaran terkena infeksi saluran kencing.

Ditemui di Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2017), dokter ahli obstetri dan ginekologi yang menangani Aldhila Jelita bertutur mengenai hal tersebut.

"Pertama ketemu dengan Ibu Dhila saat awal kehamilan, kondisinya baik. Saat 19 minggu kehamilan, mulai ada panas pada sore dan malam, kadang pagi. Kemudian, terdeteksi saluran kencing terinfeksi," dr Uf Bagazi SpOG mula-mula.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved