Cerita Seleb
Ulik Fakta dan Sanksi Uya Kuya, dari Tak Akui Anak Kandung, Dribble Buah Dada, hingga Tari Erotis
Uya maupun program dipandunya telah mendapat belasan sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia karena melanggar aturan penyiaran.
TRIBUN-MEDAN.com - Surya Utama alias Uya Kuya dikenal sebagai pemandu acara televisi yang populer pada kalangan usia muda.
Sejumlah acara dipandunya pun berhasil menyedot penonton, antara lain "Playboy Kabel", "Jebakan Betmen", "Pesbuker", dan "Rumah Uya".
Hingga tahun ini, tercatat ada 26 program televisi diisi atau dipandunya yang selesai maupun masih berlangsung.
Baca: Waduh, Ayu Ting Ting Memilih Pergi setelah Sepanggung dengan Nagita Slavina
Dia juga berpindah dari satu stasiun televisi ke stasiun televisi lainnya untuk mengisi nama program berbeda-beda.
Namun, di balik itu, Uya maupun program dipandunya telah mendapat belasan sanksi dari Komisi Penyiaran Indonesia karena melanggar aturan penyiaran.
Baca: Video Cinta Laura Berpose Sensual untuk Majalah Dewasa, Mulai di Ranjang hingga Kolam Renang
Sanksi itu mulai dari teguran, peringatan, hingga penghentian sementara.
Berikut ini sanksi Uya yang dicatat organisasi pemantau media Remotivi dan disajikan melalui Infografis.
Uya Emang Kuya pada SCTV
Tanggal 22 Maret 2012, KPI menjatuhkan sanksi penghentian sementara karena pelanggaran perlindungan anak dan remaja serta hak privasi yang menampilkan adegan seorang ibu yang dalam keadan dihipnotis menyatakan bahwa anak sulungnya adalah bukan anka kandungnya.
Buaya Show pada Indosiar
Tanggal 30 Mei 2012, KPI menjatuhkan sanksi peringatan karena pertanyaan-pertanyaan host yang dinilai dapat berdampak pada perkembangan psikologis anak. Di antaranya, “Gimana rasanya setelah mendapat pengakuan bahwa kamu adalah anak sah dari Pak Moer?” ….. “jadi kemarin kami merasa belum punya identitas, gitu ya?” …. “Sebelum ayah kamu meninggal. Sebetulnya, kamu pengen ketemu atau biasa saja?”
Eat Bulaga! Indonesia pada SCTV
Tanggal 26 September 2012, KPI menjatuhkan sanksi teguran pertama menampilkan grup penyanyi wanita Foxy Girl yang menyanyikan lags berjudul “Cuma Kamu” sambil melakukan beberapa tarian sensual di hadapan para penonton anak-anak berseragam sekolah dasar.
Syair lagu tersebut di antaranya; “Aku memang cantik dan bodyku yang paling seksi/Lihatlah sekujur tubuhku meliuk-liuk … Kau lihat senyumku dan goyangan pinggulku/Seksi bodyku inikan cuma buat kamu…” adegan ini melanggar perlindungan anak dan remaja, serta norma kesopanan dan kesusilaan.
Eat Bulaga! Indonesia pada SCTV
Tanggal 27 November 2013 mendapatkan sanksi teguran kedua atas pelanggaran perlindungan anak dan remaja serta penggolongan program liaran melalui tayangan yang menampilkan para peseta perlombaan menyanyi mendapat tantangan dengan cara ditakut-takuti menggynakan binatang seperti ular dan ulat. Hal tersebut dilakukan di hadapan para penonton studio yang sebagian besar avalan anak-anak berseragam sekolah dasar.
Suka-suka Uya pada MNCTV
Tanggal 20 Desember 2013 mendapatkan sanksi peringatan atas tampilan wawancara terhadap narasumber yang tidak dalam kesadaran penuh dengan sejumlah pertanyaan yang memperburuk keadaan narasumber, mengungkapkan terperinci aib, menimbulkan dampak buruk terhadap keluarga terutama anak-anak dan remaja serta menjadikan kehidupan pribadi narasumber bahan tertawaan dan/atau bahan cercaan.
Acara TV Uya Kuya
Playboy Kabel
Ketok Pintu
Ngacir
Ekspresi Gaya Pelajar (EGP) SMU
Hari Yang Aneh (2008)
Uya Emang Kuya (2009-2011)
Jebakan Betmen (2011-2012)
Uya Emang Kuya Spesial Ramadhan
Buaya Show (2011-2012)
Eat Bulaga! Indonesia (2012-2014)
Koper Rejeki (2013)
Suka-Suka Uya (2013-2014)
Dahsyat (2013-2014)
WKS (Wayang Kampung Sebelah) (2013-2014)
Super Deal (2014-2015)
Anak Gemez Indonesia (2014)
Panah Asmara Arjuna (2014)
Kata Bergaya (2014-2015)
Pesbukers (2014)
The New Eat Bulaga! Indonesia (2014-sekarang)
Bolly Star Vaganza (2015)
Happy Show (2015)
Everybody Superstar (2015)
Real Star (2015)
Rumah Uya (2015-sekarang)
The Real Versus (2015-sekarang)