Kesehatan

Ini Alasan Kenapa Migrain Lebih Sering Terjadi pada Perempuan ketimbang Laki-laki

Migrain adalah nyeri kepala sedang hingga parah yang terasa berdenyut yang umumnya hanya mengenai sebelah sisi kepala saja.

Tayang:
www.ewellnessexpert.com
Ilustrasi migrain. 

Baca: 11 Tahun Menikah, Istri Cantik Ustaz Kondang Al Habsyi Minta Cerai, Ada Apa Gerangan?

Baca: Lima Pasangan Artis yang Kepergok Selingkuh di Kamar Hotel, lalu Akhirnya Memilih untuk Menikah

Baca: Pergi Kondangan Perkawinan, Gubernur dan Istri Naik Heli Milik Basarnas

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi bersama istrinya Evi Diana Sitorus pergi kondangan ke Pulau Samosir gunakan helikopter Basarnas, Sabtu (11/2/2017). (facebook)
Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi bersama istrinya Evi Diana Sitorus pergi kondangan ke Pulau Samosir gunakan helikopter Basarnas, Sabtu (11/2/2017). (facebook) (facebook)

Hasilnya menunjukkan subtansi inflamasi dalam gen tersebut dapat menyebabkan respons yang lebih agresif yang mengakhibatkan penyakit.

"Ini bisa menjelaskan mengapa perempuan, atau laki-laki, lebih atau kurang rentan terhadap jenis penyakit tertentu," kata Moeser.

Baca: Sungguh Tak Disangka, Gubernur Tandingan Saingan Ahok Ini Ternyata Saudara Calon Wagub

Dengan pemahaman baru tentang bagaimana gen yang berbeda bertindak, para ilmuwan akhirnya bisa mulai mengembangkan pengobatan spesifik jenis kelamin baru yang menargetkan sel-sel kekebalan tubuh ini dan menghentikan timbulnya penyakit, kata Moeser.(*)

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved