Gempa Bumi

Gempa Akhir-akhir Ini Berpengaruh pada Danau Toba? Simak Penjelasan BBMKG

Menurut Syahnan, gempa yang berpusat di kawasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang berjenis tektonik.

Penulis: Tulus IT |
Tribun Medan / Array
Kepala Pusat Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan, Syahnan. (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Nanda F Batubara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah 1 Medan, Syahnan, belum dapat memastikan pengaruh gempa tektonik di kawasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang terhadap kondisi Danau Toba.

Meski demikian, Syahnan mengungkapan bahwa Danau Toba berada di atas sebuah lempengan atau sesar.

Baca: Video: Berhati-hatilah Berenang di Danau Toba, Begini Penampakan Lintah yang Serang Wisatawan

Baca: Wisatawan Dihinggapi Lintah usai Mandi Air Danau Toba, Dilarikan ke Unit Gawat Darurat

Baca: Saking Seringnya Gempa Hantam Sumut, 10 Ahli Geologi Jepang Turun Tangan

"Bisa saja, karena itu memang patahan di bawah (Danau Toba). Tapi kami belum sampai penelitiannya ke sana, jadi masih di sekitar patahan di Tanah Karo tadi," ujar Syahnan di Kantor BBMKG Wilayah 1 Medan Jalan Ngumban Surbakti, Rabu (15/2/2017).

Menurut Syahnan, gempa yang berpusat di kawasan Kabupaten Karo dan Kabupaten Deliserdang berjenis tektonik.

Baca: Ternyata Hitler Suka Blusukan ke Desa dan Mengunjungi Oppung-oppung

Baca: Ada Lempengan Baru di Tanah Karo, Ternyata Bukan karena Gempa yang Sering Terjadi

Gempa ini disebabkan aktivitas bumi di sekitar lempengan atau sesar yang terletak di sekitar koordinat 3,1 hingga 3,3 Lintang Utara dan 98 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer di wilayah Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Karo, Sumut.

Syahnan mengatakan, aktivitas atau pergerakan bumi di sekitar lempengan itu sudah pernah terjadi sebelumya. Namun demikian, Syahnan tidak menjelaskan secara rinci mengenai riwayat pergerakan bumi tersebut.

Baca: Terekam CCTV, Cukup 23 Detik Pencuri Pecahkan Kaca Mobil dan Bawa Lari Barang Berharga

Baca: Astaga, Warga Negara Jerman Berdarah-darah Datangi Mapolrestabes, Ternyata Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Syahnan juga mengungapkan adanya lempengan atau patahan bumi baru di wilayah Kabupaten Karo.

Lempeng bumi ini, kata Syahnan, belum diberi nama. Lempengan ini telah terbentuk sebelum gempa tektonik gencar terjadi akhir-akhir ini. Namun demikian, Syahnan juga tidak menjelaskan rinci data mengenai lempengan baru tersebut.

"Lempengan baru itu belum kami beri nama, selama ini kami tidak pantau terus, patahannya belum ada namanya," ujar Syahnan.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved