Netizen: Nanti kalau Ada Warga Kena Panu, Ahok lagi yang Disalahkan

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi seolah selalu jadi kambing hitam. Kenapa?

Tayang:
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza
Calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat berjalan kaki dari kediamannya di Pantai Mutiara ke TPS 54, Pluit, Jakarta Utara, Rabu (15/2/2017). (Kompas.com/Kurnia Sari Aziza) 

"Banjir parah di mana - mana Akan kah ahok mendapatkan gelar duta banjirrr... ahoax gubernur gagal," ujar akun Irwan Suryadi.

"Ahok kemana nih?" tambah akun Adonijah.

Sementara, di sela persidangan, Ahok sempat menuliskan permintaan maaf kepada warga DKI melalui akun Twitternya, @basuki_btp.

"Warga Jkt harap waspada titik2 banjir. Petugas sdh tangani. Mohon maaf kalo wkt sy koordinasi jd terbelah krn msh hrs sambil jalani sidang," kicaunya pada Selasa, pukul 10.23 WIB.

Tidak hanya itu, saat diwawancarai Tribunnews.com usai persidangan, Ahok pun menyatakan permintaan maafnya karena tidak dapat bekerja penuh waktu untuk DKI selama menjalani persidangan kasus penistaan agama.

Namun, ia telah meminta kepada petugasnya untuk menyediakan air panas di pengungsian yang ada bayi, anak-anak, atau lansia.

Terjebak Banjir

Sebelumnya, kejadian yang sempat viral di grup WhatsApp Messenger dialami oleh anak Tian Bahtiar, Kartika Dewi.

Pada saat itu, Kartika yang tengah melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Jatiasih, terjebak banjir dalam terowongan di Tol Cikunir 4, Bekasi.

Banjir yang hampir menutupi seluruh bodi mobilnya serta kondisi terowongan yang gelap membuat Kartika panik.

Ia segera menelpon ayahnya, Tian, sambil mengangis.

Dalam keadaan panik, Kartika berusaha menyelamatkan diri dengan keluar lewat jendela mobil.

Baca: Gadis Ini Pakai Celana Dalam yang Bisa Bergetar dari Pacar, Saat Ketemu Calon Mertua Terjadi Hal Ini

Tian bersama istrinya pun segera menerobos hujan menggunakan motor untuk menjemput putrinya yang tengah ketakutan.

Karena kejadian tersebut, Kartika mengalami syok dan harus istirahat total.

Tian sangat menyayangkan, tidak ada pemberitahuan dari petugas tol mengenai kondisi terowongan saat itu, padahal lokasi terjadinya peristiwa tersebut hanya berjarak 100 meter dari pintu Tol Cikunir 4, Bekasi.

(TribunWow.com/Rimawan Prasetiyo)

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved