Nestapa Sri Rabitah, Satu Ginjalnya Dicuri Majikan dan Diganti Selang Berisi Batu, BegIni Kondisinya

"Saya berani sumpah, saya nggak pernah menjual ginjal. Saya nggak tahu kalau ginjal saya nggak ada di sini satu," terang Sri.

Editor: Tariden Turnip
kompas.com
Sri Rabitah 

"Saya berani sumpah, saya nggak pernah menjual ginjal. Saya nggak tahu kalau ginjal saya nggak ada di sini satu," terang Sri.

Dokter mengatakan bahwa Sri hanya memiliki satu ginjal. Ginjal sebelah kanan Sri tidak tampak dalam foto rontgen. Dokter juga mengatakan ada selang berisi batu yang melingkar di dalam perut Sri.

"Terus ini selang sudah sejak berapa lama ada di dalam tubuh? Saya pun nggak tahu. Selang ini ada di dalam tubuh sekitar tiga tahun kata dokter. Semua selang ini berisi batu," kata Sri menirukan.

"Isinya batu, penuh dengan batu jadi perlu dibuka selangnya. Katanya kalau tidak dibuka, batu yang sebesar ini akan menambah besarnya dari selang ini. Jadi saya disuruh kurangi makan," kata Sri melanjutkan.

"Kalau dia minta ke saya, mungkin saya ikhlaskan. Akan tetapi, ini diambil tanpa sepengetahuan saya. Operasi itu dijalani tanpa izin dari orangtua. Tanpa ada tanda tangan dari saya juga," kata Sri.

Didampingi keluarga, perangkat desa, dan Pusat Bantuan Hukum Buruh Migran wilayah NTB, Sri datang ke Kantor Bupati Lombok Utara untuk mengadukan nasibnya.

"Niat saya datang ke sini, saya minta bantuan dari bapak untuk menuntut orang itu karena saya tidak ikhlas dunia akhirat ginjal saya diambil secara diam-diam," kata Sri Rabitah saat bertemu Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, Senin (27/2/2017).

Saat ini, Sri tengah menunggu jadwal operasi yang rencananya akan dilakukan 2 Maret 2017 mendatang di RSUP NTB.

Meski kehilangan satu ginjal, ia berharap dapat pulih kembali agar dapat mengurus anak perempuannya yang saat ini baru berusia empat bulan.

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved