Pelecehan Seksual

Tak Terima Payudara Digerayangi Rekan Honorer Satpol PP saat Jeritan Malam, Melapor ke Inspektorat

Dua korban melapor ke Satpol PP, namun tidak ada solusi tindakan setelah kejadian. Kemudian kasus ini dilaporkan ke inspektorat.

YouTube
ILUSTRASI WANITA SATPOL PP (YouTube). 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejumlah petugas honorer wanita Satpol PP Kota Semarang menjadi korban pelecehan seksual saat mengikuti kegiatan Jeritan Malam di Gedongsongo, Kabupaten Semarang, Jumat-Sabtu 3-4 Februari 2017.

Payudara para perempuan itu digerayangi oleh sesama rekan honorer Satpol PP. Korban NOC dan RAN telah melapor ke Satpol PP dan sedang ditangani inspektorat.

Baca: Pasangan Muda-mudi Ini Nekat Berbuat Mesum di Kamar Pas Mal, Keduanya Diarak Tanpa Celana

Baca: Sungguh Pilu, Sepulang Umrah Suami Dapati Istri dengan Pria Lain tanpa Celana Dalam di Kasur

Baca: Heboh Putri Arab Cantik Tak Berhijab, Mahfud MD Bandingkan dengan Najwa Shihab

Baca: Hanya Pakai Celana Dalam dan Celemek, Tukang Cukur Cantik Ini Curi Perhatian Pria, Ini Foto-fotonya

TukanG Cukur Cuma Pakai Celana dalam
TukanG Cukur Cuma Pakai Celana dalam (Mirror.co.uk)

Inspektur Kota Semarang, Cahyo Bintarum membenarkan adanya dugaan pelecehan seksual tersebut.

"Laporan resmi sudah kami terima Senin (28/2). Korban ada tiga orang. Kalau jumlah pelaku masih dalam penyelidikan," ujarnya, Rabu (1/3/2017).

Baca: Biadab, Guru Pria Diculik 4 Wanita lalu Diperkosa usai Diberi Cairan, saat Bangun Alat Vitalnya . .

Baca: Kasihan, Pacar Tega Aniaya Manusia Barbie Ini sampai Implan Payudaranya Nyaris Meletus

Wang Rui, manusia Barbie yang dipukuli kekasihnya sampai implan payudara nyaris meledak. (metro,co.uk)
Wang Rui, manusia Barbie yang dipukuli kekasihnya sampai implan payudara nyaris meledak. (metro,co.uk) (metro,co.uk)

Inspektorat, kata Cahyo, masih menyerahkan penyelidikan secara internal Satpol PP. "Hasil dari penyelidikan internal baru diserahkan ke inspektorat untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro Pudyo masih belum bisa dihubungi.

Baca: Teramat Tragis, 3 Pertanda Putusnya Hubungan Laudya Bella dengan Ponakan Wapres JK

Baca: Pasti Tercengang, Perempuan Ini Mampu Penyokkan Kaleng dengan Payudara, tapi Lihat Kaleng Terakhir

Pecahkan Kaleng Pakai Payudara
Pecahkan Kaleng Pakai Payudara (Facebook)

Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Jateng, kronologi kejadian saat itu beberapa petugas honorer wanita Satpol PP mengikuti kegiatan jeritan malam di Gedongsongo.

Saat berjalan di tengah malam, pelaku yang diduga berjumlah tujuh orang yang juga merupakan petugas honorer Satpol PP memegang payudara korban.

Dua korban melapor ke Satpol PP, namun tidak ada solusi tindakan setelah kejadian. Kemudian kasus ini dilaporkan ke inspektorat.

Dari tujuh gadis-gadis itu sudah dua korban yang menunjuk kuasa hukum untuk menuntut keadilan.

Hermansyah Bakri kuasa hukum korban pelecehan seksual tersebut, membeberkan kejadian yang dialami dua perempuan honorer Satpol PP Semarang tersebut. Dua wanita itu inisial NC dan RN.

Baca: Ebi Frustrasi Kerap Pergoki Istri dan Putrinya Lakukan Ini pada Organ Intim, Ia Minta Cerai

Korban mengaku disuruh buka pakaian namun menolaknya. Kemudian payudara korban dipegang oleh pelaku.

"Sebenarnya ada tujuh korban, pelaku diduga oknum Satpol PP honorer angkatan 2013," kata Hermansyah.

Hermansyah mengatakan, tujuh korban mengikuti kegiatan Caraka Linmas. Dalam kegiatan tersebut tiap anggota berjalan sendirian di tengah malam.

Baca: Tatkala Semua Berebut Cium Pundak Raja Arab, Presiden Jokowi Rela Antre di Belakang

"Ketika berjalan sendirian, diduga pelaku muncul, berdalih membersihkan baju korban yang kotor sambil memegang payudara pelaku. Tidak cuma memegang payudara, diduga pelaku juga meminta korban melepaskan celana. Tapi korban menolak. Bahkan diduga pelaku mengaku tidak sadar karena kerasukan," ujarnya.

Jika tidak ada tindakan tegas, Hermansyah akan melaporkan kasus ini ke Polda Jateng.

Baca: Kisah Anggota Dewan Berlari ke Lokasi Penggerebekan Selamatkan Balita saat Penembakan Terjadi

Baca: Lolos Dari Penembakan BNN, Lihat Bandar Narkoba Ini Lakukan Tingkah Konyol sembari Tertawa

Baca: Satu Tewas Tertembak, Baru Kali Ini Lihat Berdarah-darah Gitu

Dua dari tujuh tersangka yang selamat dalam baku tembak antara BNN dan bandar narkoba di Jl Medan-Binjai KM 10,3 Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (1/3/2017)
Dua dari tujuh tersangka yang selamat dalam baku tembak antara BNN dan bandar narkoba di Jl Medan-Binjai KM 10,3 Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (1/3/2017) (Tribun Medan/Array)

"Korban warga Kota Semarang tapi kejadian di Kabupaten Semarang sehingga kami akan melaporkan ke Polda Jateng jika tidak ada tindakan tegas kepada terduga pelaku," ujarnya.

Korban, kata Hermansyah, diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak menyebarluaskan kasus asusila ini. Tapi korban menolak tanda tangan. 

(Tribun Jateng/Galih Permadi)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved