Tanda Tangan Tunjukkan Kepribadian dan Emosi, Hati-hati Jika Bentuknya Begini
Ada pula yang mengartikannya sebagai lambang ego, atau pertanda jalan hidup seseorang.
Baca: Ya Ampun, Ayu Ting Ting Murka selepas Anaknya Disebut Anak Haram, di Mana Otak Kamu?
''Grafologi `kan kumpulan sifat yang terjadi pada diri seseorang sehingga bisa diprediksi. Misalnya, ia bakal sampai level manajer, atau justru jatuh. Tapi tanda tangan, nggak bisa. Karena unsurnya nggak lengkap. Falam grafologi ada puluhan indikator. Sedangkan dalam tanda tangan hanya beberapa persen yang muncul."
Berdasarkan grafologi, gerakan menulis jelas ada hubungannya dengan kondisi psikofisik seseorang.
"Pikiran, emosi sesaat bisa muncul dalam tulisan tangan. Tulisan tangan mencerminkan keadaan kepribadian seseorang," jelas guru besar yang pernah bekerja di Institut Parapsikologi di Jerman.
Tanda tangan, lanjutnya, berbeda dengan grafologi. Ia muncul berkat gerakan yang sudah dibuat otomatis. Jadi, tanda tangan tak sepenuhnya mencerminkan kepribadian seseorang seperti pada tulisan tangan.
Tanda tangan bisa "diramal"?
"Itu cuma cerita rakyat. Nggak ada ilmunya. Tanda tangan merupakan hasil gerakan otomatis, seperti cap atau stempel. Otomatisme namanya. Seratus psikolog pun tak akan bisa (menginterpretasikan). Secara psikologi, membaca tanda tangan yang berdiri sendiri, ya susah," ujarnya.
Dalam tulisan tangan, menurut John Nimpoeno, karakter dan dinamika kepribadian bisa muncul. Sedangkan pada tanda tangan susah dilihat. Ada unsur-unsur (secara grafologi) tak muncul pada tanda tangan. Sehingga tidak bisa diprediksi.
Tentang analisis tanda tangan oleh Anna Koren, John Nimpoeno berkomentar, "Bukan berarti salah sama sekali. Bisa jadi ia memang grafolog, yang sebelumnya sudah melihat teks tulisannya serta memprediksi dalam pikirannya kemudian memunculkan hasil analisis itu ketika melihat tanda tangannya."
Tanda tangan Elvis Presley dianalisis bentuknya mirip gambar gitar.
"Wah ... itu sih grafologi abad XIX. Semacam primbon. Tanda tangan bentuknya mirip pistol, lantas diprediksi agresif. Kuno itu. Tanda tangan Walt Disney seperti mainan anak-anak, wah ...itu kebangetan!" ujarnya.
"Kecuali kalau ia melakukan riset secara ilmiah dan menemukan teori atau konsep baru. Misal, teori perbandingan tulisan dengan tanda tangan. Kalau memang ada perkembangan konsep grafologi baru, ya silakan."
Jadi, tegasnya, nggak ada kaitan antara bentuk tanda tangan dengan watak, apalagi dengan hoki seseorang. 'Ilmu' menganalisis tanda tangan lebih diterapkan pada bidang hukum. Misalnya, di laboratorlum kriminal, sebagai teknik tersendiri untuk melihat palsu tidaknya suatu tanda tangan. (intisari)