Pilgub Jakarta
PKB: Masak Kami Dukung Paslon yang Kalah Lagi, Maksudnya?
"Masak kami dukung yang kalah lagi, nomor satu sudah kalah. Kami enggak mau kalah dua kali, kalah sekali aja,"
"Beliau juga berjanji untuk membangun masjid agung di lima wilayah kota, termasuk Kepulauan Seribu. Pas zaman Bang Yos ada Jakarta Islamic Center, sejak itu belum ada pembangunan tambahan," kata Djan.
Baca: Kisah Pilu Seorang Dokter Korban KDRT hingga Tak Sadar Telah Membunuh Suaminya dengan Martil
Baca: Ada-ada Saja Ulah Mahasiswa Ini, Karena Alasan Ini Ia Menyamar Jadi Santriwati di Pesantren
Baca: Dipergoki Berbuat Mesum di Kamar Pas, Pasangan Ini Diarak Tanpa Pakai Celana
Menurut Djan, Ahok juga sudah membangun masjid di Balai Kota DKI Jakarta. Balai Kota DKI Jakarta, kata dia, belum pernah memiliki masjid dari pemerintahan-pemerintahan sebelumnya.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tengah membangun masjid raya di Daan Mogot, Jakarta Barat. Kemudian, kata Djan, Ahok juga berjanji akan menghormati seluruh kegiatan agama Islam. Contohnya, ketika bulan Ramadhan, Pemprov DKI Jakarta mengatur waktu buka tutup tempat hiburan. Jam kerja PNS DKI Jakarta dipersingkat.
"Banyak yang beliau janjikan untuk kemajuan Islam, itu janji politik di atas materai lho. Itu yang menyebabkan saya sampai titik darah yang terakhir akan mendukung beliau (Ahok)," kata Djan.
Baca: Istri Aming Tampil Feminim, Pengacara: Are You Evelyn? Cantik Banget
Baca: Menyentakkan, Sosok Pria Cantik Ini Diduga Hancurkan Rumah Tangga Aming-Evelyn
Baca: Mengudar 7 Fakta Seputar Pria Cantik yang Dekat dengan Aming, Anda bakal Terpana
Menurut Djan, program yang diangkat Ahok merupakan program yang pro umat Islam.
"Wajib hukumnya bagi partai Islam untuk membela umat Islam, dan ada gubernur yang mau. Ya kami dukung. Nah, kalau kami tidak dukung, saya yang berdosa," kata mantan Menteri Perumahan Rakyat tersebut.
Akibat Dukung Ahok
Djan mengakui banyak yang menentang keputusan dirinya untuk mendukung Ahok pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Selain karena berbeda keyakinan, Ahok juga kini berstatus sebagai terdakwa kasus penodaan agama.
"Saya secara pribadi sudah mendapatkan julukan sebagai kafir. Djan Faridz kafir, ya alhamdulillah, kan berkah. Artinya, saya didoain biar jadi Islam yang lebih baik lagi," kata Djan seraya tersenyum.