Breaking News

13 TKW Ilegal yang Akan Berangkat ke Abu Dhabi Hanya Dipandu Seseorang Lewat Telepon

Marlina, satu dari 13 TKW yang digagalkan keberangkatannya mengatakan dia dihubungi majikannya dari Abu Dhabi beberapa waktu.

Penulis: Arjuna Bakkara |
Tribun Medan/Arjuna
Beberapa TKW ilegal beristirahat di Barak Penampungan, Lantai dua, Kantor Imigrasi Kelas satu Medan, Jumat (17/3/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Keberangkatan 13 tenaga kerja wanita (TKW) ilegal ke Abu Dhabi yang digagalkan Petugas Imigrasi Kelas satu Medan, Jumat (17/3/2017) hanya dipandu seseorang via telepon.

Marlina, satu dari 13 TKW yang digagalkan keberangkatannya mengatakan dia dihubungi majikannya dari Abu Dhabi beberapa waktu.

Perempuan asal asal Sumbawa, Provinsi NTB mengaku, sebelumnya telah pernah bekerja di Timur Tengah selama enam tahun.

Baca: BREAKING NEWS: Petugas Imigrasi Gagalkan Pemberangkatan 13 TKW Ilegal Ke Timur Tengah

Baca: Oalah, Hendak Mengais Rezeki Malah Ini yang Terjadi Kepada 13 TKW

Di Negara Abudabi, dia bekerja sebagai pengasuh anak. Keberangkannya sebelumnya, melalui resmi TKI yang ada di Jakarta.

Namun, beberapa minggu terakhir, dia dihubungi Amir, majikannya dari negara penghasil minyak itu. Wanita berkerudung hitam itu, mengatakan, majikannya meminta seseorang untuk membelikannya tiket pesawat.

Namun, dia mengaku tidak mengenal betul siapa oknum yang menuntunnya, karena pemanduan terhadap mereka dilakukan secara bergantian oleh orang yang berbeda.

"Saya ditelepon majikan saya, Amir dari Abu Dhabi. Katanya sudah disediakan semua, jadi kami tinggal berangkat dan dipandu secara bergantian,"sebutnya.

Dewi (31), rekan Marlina, yang juga asal Sumbawa ini mengatakan dia ditelepon dari Abu Dhabi, melalui rekannya Marlina.

"Saya enggak tahu bahasa Arab, jadi diterjemahkan Marlina," sebut perempuan ini.

Ibu beranak satu ini memaparkan, seminggu sebelum berangkat, sesuai terjemahan bahasa Arab oleh Marlina, dia dijanjikan kerja dengan gaji tiga juta rupiah oleh Amir.

"Aku diajak si Marlina. Katanya mau dipekerjakan si Amir di Abu dhabi dengan gaji tiga juta tanpa potongan. Yah aku senang, dan kuikuti si Marlina,"ujar Dewi menirukan.

Diceritakannya, menuju Jakarta, dia dari Sumbawa ke Lombok bersama Marlina melalui panduan Telepon.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved