Terekam Video, Detik-detik Ledakan Bom Bunuh Diri di Gereja Alexandria

Dalam rekaman itu terlihat dia masuk ke detektor logam, namun diminta mundur beberapa langkah. Setelah itulah, ledakan dahsyat terjadi.

REPRO BIDIK LAYAR VIA SUN
Saluran-saluran televisi di Mesir menayangkan rekaman video pemantau yang menggambarkan sosok pelaku bom bunuh diri di Gereja Santo Markus, Alexandria, Minggu (9/4/2017). (REPRO BIDIK LAYAR VIA SUN) 

TRIBUN-MEDAN.com - Saluran-saluran televisi di Mesir menayangkan rekaman video pemantau yang menggambarkan sosok pelaku bom bunuh diri di Gereja Santo Markus, Alexandria, Minggu (9/4/2017).

Seperti diberitakan Associated Press, dalam dua klip video CCTV itu terlihat, seorang lelaki yang menyampirkan sweater biru di pundaknya berjalan ke arah gerbang katedral.

Lelaki itu sempat berniat untuk langsung masuk ke dalam gereja, tanpa melalui detektor logam.

Baca: Bom Meledak di Tengah Ibadah Minggu Palma, 21 Jemaat Gereja Tewas di Tanta

Baca: Nagita Slavina Bilang Ia dan Raffi Ahmad Tak Pernah Baca Komentar Netizen

Baca: Kadernya Dideportasi di Perbatasan Turki-Suriah, Ini Tanggapan PKS

Namun, terlihat seorang penjaga pria menyuruh dia masuk melalui alat pemindai.

Pelaku pun berbalik dan sempat terlihat melewati dua polisi wanita yang sedang bercakap-cakap.

Dalam rekaman itu terlihat dia masuk ke detektor logam, namun diminta mundur beberapa langkah. Setelah itulah, ledakan dahsyat terjadi. 

Sebelumnya, Kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom ini. 

Baca: Vinales Juara, Rossi Finis Kedua pada GP Argentina

Baca: Ernest Prakasa Ditolak Tampil di Makassar karena Hal Ini

Baca: Drama Itu Berakhir, Artis Bella Luna dan Pengacara Kondang Razman Berdamai, Ini Kisah di Baliknya

Seperti yang diberitakan, dua bom meledak di dua gereja saat ibadah Minggu Palma menjelang Paskah di Kota Tanta dan Alexandria, Mesir.

Klaim ISIS ini dilansir kantor berita Reuters, yang mengutip Amaq -kantor berita yang terafiliasi dengan kelompok teroris itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved