Didatangi Bocah dan Orangtuanya Terkait Kesehatan, Ini yang Dilakukan Bupati JR Saragih
"Saat itu Riva di usia 5 tahun dan sudah 2 tahun ini terus menerus mengerang kesakitan. Apalagi Riva enggak bisa duduk,"
Laporan Wartawan Tribun Medan / M Azhari Tanjung
TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Kembali warga mendatangi Kantor Bupati Simalungun. Kali ini tiga bocah warga Nagori Sait Buttu Saribu, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun dengan ditemani orangtuannya mendatangi kantor bupati meminta bantuan pengobatan anaknya.
Kehadiran tiga bocah penderita patah tulang langsung ditemui bupati simalungu, JR saragih. Bocah pertama bernama Riva Haliza terus meriang kesakitan akibat pinggul sebelah kanan mengalami pembengkakan.
Hal ini terjadi saat dirinya di usia 5 tahun jatuh dari tangga di kediamannya.
Baca: Proyek LRT dan BRT Segera Cari Investor
Baca: NEWSVIDEO: Gojek Menggelar Aksi Teatrikal di Depan Gedung DPRD Medan
"Saat itu Riva di usia 5 tahun dan sudah 2 tahun ini terus menerus mengerang kesakitan. Apalagi Riva enggak bisa duduk," ucap Ibunda Riva Haliza, Ernawati di Kantor Bupati di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (12/4/2017).
Karena tak memiliki biaya, dirinya terpaksa membawa Riva Haliza ke dukun yang ada di desanya. Tak kunjung membaik, akhirnya datang ke kantor Bupati Simalungun.
Bocah kedua dan ketiga merupakan anak kembar, bernama Mohammad Goza Al gozali dan Mohammad Gozi Al Ghifari. Keduanya mengalami kelainan tulang sejak lahir.
Diakui Surnahingsih, kedua anak kembarnya ini sejak dalam kandungan sudah mengalami terlilit tali pusar. Bahkan, dari lahir tak mengalami keluhan sakit.
"Sekarang keduanya berusia 2,5 tahun. Saat pertama kali berjalan sudah terlihat ada yang janggal. Karena kami tak memiliki uang akhirnya kami biarkan," bebernya lagi.
Bupati Simalungun JR Saragih mengatakan bila pihaknya terus membuka kedua tangan untuk menerima seluruh masyarakat yang butuh bantuan kesehatan.
"Buatkan segera BPJS Kesehatan, jangan lupa tanyakan apakah mereka memiliki kartu keluarga, akte kelahiran. Jika tidak ada buatkan segera," ucapnya kepada dinas kesehatan dan dinas catatan sipil Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
JR Saragih menambahkan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan agar masyarakat di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara terus dirasakan demi masa depan.
"Inilah fungsi sesungguhnya dari pemerintahan. Bukan hanya memikirkan infrastruktur saja melainkan ada yang lebih penting yakni kesehatan, bila generasi muda banyak yang cacat, tak memiliki kesehatan sempurna maka akan membuat pemerintahan kesusahan," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bupati-simalungun-jr-saragih-tribun_20170412_164201.jpg)