Tragis 3 Pendaki Gunung Prau Tewas Kena Petir, Akibat Main HP dan Selfie di Pohon
"Seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka masih berada di RSUD Setyonegoro Wonosobo," jelas Agus saat dikonfirmasi Minggu malam.
TRIBUN-MEDAN.com - Tiga orang pendaki meninggal dunia di Gunung Prau, wilayah Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, akibat tersambar petir, Minggu (23/4/2017) sore.
Mereka adalah Deden Hidayat Maulana (31), asal Jalan Benuang No 44 Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
Baca: Setelah Keponakan Pinjamkan Helikopter untuk Anies, Wapres JK Puja-puji Sandiaga
Kemudian, Aditya Agung Darmawan (30) dan Adi Setiawan (31). Keduanya asal Jalan Cipinang Muara II Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Kepala Sub Bagian Humas Polres Wonosobo AKP Agus Priyono mengatakan, selain tiga korban meninggal dunia tersebut, dua pendaki lainnya juga mengalami luka berat akibat tersambar petir.
Dua korban luka adalah Syaiful Ulum (35) asal Kampung Sumur No 49 Kelurahan Klendep, Jakarta Timur dan Danang (28) asal Cipinang, Jakarta Timur.
"Seluruh korban, baik meninggal dunia maupun luka masih berada di RSUD Setyonegoro Wonosobo," jelas Agus saat dikonfirmasi Minggu malam.
Agus mengungkapkan, rombongan pemuda berjumlah 11 orang mendaki Gunung Prau pada Minggu (23/4/2017) sekitar pukul 13.30 WIB.
Mereka kemudian tiba di Base Camp Gunung Prau yang ada di Desa Patakbanteng, Kecamatan Kejajar.
Selanjutnya rombongan naik hingga tiba di area dekat tower Gunung Prau, Desa Dieng, Kecamatan Kejajar, sekitar pukul 14.00 WIB.
"Saat mereka sampai kawasan itu tiba-tiba petir datang dan menyambar rombongan itu. Tiga meninggal dunia, dua luka berat dan enam lainnya shock melihat teman-temannya terluka," imbuh Agus.
Menurut Agus, pihaknya bersama tim SAR setempat dibantu warga segera melakukan evakuasi begitu memperoleh laporan musibah itu.
Sebelum tersambar petir di puncak Gunung Prau, Kabupaten Wonosobo, rombongan pendaki asal Jakarta sedang bermain ponsel dan menaiki pohon.
Staf Humas Kantor Basarnas Jateng Zulhawari Agustianto mengatakan, rombongan pendaki turun dari gunung pada Minggu (23/4/2017) siang sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun, baru jalan beberapa meter, hujan turun dengan intensitas cukup deras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pendaki-gunung-kena-petir_20170424_094649.jpg)