JK Bilang SBY Zalim pada Pengusaha Kecil Ini Serangan Balik dari Mantan Menteri UKM

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini pun balik mengkritik pemerintahan Jokowi-JK.

Editor: Tariden Turnip
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Anggota Komisi I dari Fraksi Partai Demokrat, Syariefuddin Hasan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/1/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono zalim karena menetapkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang tinggi ke pengusaha kecil.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah di era SBY, Syarief Hasan, angkat bicara soal pernyataan JK tersebut.

Baca: Habib Rizieq dan Firza Mangklr dari Pemeriksaan Kasus Chat Pornografi Mirip Keduanya

Syarief mengakui, bunga yang diberlakukan untuk UKM saat itu cukup tinggi, yakni 22 persen.

Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah saat itu menggunakan sistem bunga menurun setiap bulannya.

Baca: Pleidoi Ahok: Walaupun Saya Difitnah dan Dihujat, Saya Akan Tetap Melayani dengan Kasih

Sehingga, jika sistem bunganya dihitung flat, maka angka per bulannya hanya sekitar 10-11 persen.

"Tergantung dari kacamata memandang, sama saja sebenarnya. Sangat keliru (dibilang kezaliman)," kata Syarief saat dihubungi, Selasa (25/4/2017).

Baca: Pleidoi Ahok: Anggap Dirinya seperti Karakter Nemo di Film Finding Nemo

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini pun balik mengkritik pemerintahan Jokowi-JK.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang menurunkan suku bunga KUR hingga 7 persen.

Baca: Sopir Uber Cantik Ini Sering Bikin Terkejut Penumpangnya, Kira-kira karena Apa Ya?

Namun, ia menegaskan bahwa yang lebih dibutuhkan pengusaha kecil bukan lah bunga yang rendah, namun kemudahan untuk mendapatkan pinjaman itu sendiri.

Syarief lalu mengingatkan, pada era SBY ada 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang bisa menyalurkan KUR.

Baca: Massa GNPF MUI Teriak Takbir di Sidang Ahok, Diusir ke Luar Ruang Persidangan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved